Menurut Ketua PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Yenny Wahid bukanlah kader atau bagian dari PKB. Yenny Wahid lantas membalas dan mengatakan bahwa Cak Imin belum tentu mampu jika harus mendirikan partainya sendiri.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 24 Juni 2022 - 09:45 WIB
WowKeren - Zaanuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid yang merupakan putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur baru-baru ini berseteru dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Menurut Cak Imin, Yenny Wahid bukanlah kader atau bagian dari PKB. Ia juga mengatakan bahwa Yenny sempat membuat partai sendiri namun gagal lolos.
Yenny Wahid lantas membalas dan mengatakan bahwa Cak Imin belum tentu mampu jika harus mendirikan partainya sendiri. Menurut Yenny Wahid, Cak Imin hanya bisa mengambil partai milik orang lain, yaitu PKB yang didirikan Gus Dur.
"Hahaha inggih Cak. Tapi ndak usah baper to, Cak. Dan memang benar, saya bukan PKB Cak Imin. Saya kan PKB Gus Dur," cuit Yenny, Kamis (23/6). "Cak Imin juga belum tentu lho bisa bikin partai sendiri. kan bisanya mengambil partai punya orang lain. Peace, Cak."
PKB lantas menanggapi cuitan Yenny Wahid yang berisi sindiran terhadap Cak Imin tersebut. Menurut Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB, KH Maman Imanulhaq, Cak Imin berhasil menjadi pemimpin PKB melalui jalur resmi. Kiai Maman menyebutkan bahwa perpindahan kekuasaan dari Gus Dur ke Cak Imin berlangsung dengan baik.
"Walaupun memang dikeluarkan oleh Gus Dur misalnya, itu kan sebenarnya secara formal pertarungan ini resmi, lewat jalur formal. Bagaimana perpindahan kekuasaan itu dengan baik," jelas Kiai Maman di Jakarta Selatan, Kamis.
Dalam diskusi yang digelar Mindpol di salah satu kafe di Jaksel, Kiai Maman mengungkapkan bahwa Gus Dur adalah milik semua. Menurutnya, hal itu tidak bisa dikerdilkan dengan klaim bahwa Gus Dur hanya milik segelintir orang saja.
"Di PKB, nilai-nilai Gus Dur juga terus menjadi muruah perjuangan," terangnya. "Cak Imin pun selalu menekankan kepada semua pengurus membawa pemikiran-pemikiran Gus Dur untuk tiap rencana aksi."
Cak Imin sendiri disebutnya telah membawa PKB sebagai satu-satunya partai yang menggabungkan spiritualitas dengan diskusi tentang demokrasi, green party, HAM, hingga isu gender sesuai dengan napas perjuangan Gus Dur. Para elite PKB dinilainya terus meneladani nilai-nilai Gus Dur sebagai sosok yang senang bersilaturahmi dan menyambungkan nilai kebangsaan dengan semua golongan.
Terkait perang twit antara Cak Imin dan Yenny Wahid, Kiai Maman menilai hal tersebut lebih baik dibandingkan saling serang pribadi dengan memakai buzzer. "Belajar dari keduanya, kita mengingat cara Gus Dur bahwa konflik adalah salah satu upaya untuk mencerdaskan publik," tukas Kiai Maman.
(wk/Bert)