Sejumlah Negara Eropa Lirik Batu Bara RI Usai Setop Impor Dari Rusia, Ini Tantangannya
Unsplash/Joey Harris
Nasional

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia sempat mengatakan bahwa sudah ada beberapa permintaan ekspor ke Eropa.

WowKeren - Negara-negara di Eropa mencari pasokan batu bara dari negara lain untuk menggantikan pasokan dari Rusia. Beberapa negara Eropa rupanya telah melobi batu bara Indonesia.

"Penjajakan masih awal, masih awal kan Rusia baru mau setop (ekspor batu bara) Agustus tahun ini. Masih penjajakan. Ada Jerman, ada Spanyol, Italia, Belanda," ungkap Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Irwandy Arif, Jumat (24/6).

Untuk mengimbangi pesanan batu-bara dari Eropa, Indonesia dinilai harus segera meningkatkan produksinya. Namun ada sejumlah tantangan yang membuat Indonesia tak bisa menambah pasokan secara mendadak, salah satunya faktor cuaca.

Menurut Irwandy, kondisi cuaca sangat berpengaruh pada produksi batu bara perusahaan. Produksi batu bara disebutnya tak kunjung meningkat dan masih jauh dari target tahun ini.


"Kita produksinya saja baru 41 persen dari target, data sampai dengan Mei 2022," jelasnya.

Tak hanya itu, spec atau kualitas batu bara untuk memenuhi pesanan dari Eropa juga dinilai belum tentu bisa dipenuhi perusahaan dalam negeri. "Ingat Eropa itu kan mintanya (kalori) di atas 5.000. Belum tahu (bisa terpenuhi), kalau kontrak yang sudah ada penuh bagaimana, kecuali kalau dia mau nambah produksi, berapa itu yang harus kita ketahui belum tahu kita berapa persisnya," paparnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia sempat mengatakan bahwa sudah ada beberapa permintaan ekspor ke Eropa. Kegiatan ekspor batu bara bahkan disebutnya sudah ada yang dilakukan ke Polandia. Namun Hendra tak mengetahui secara pasti berapa banyak ekspor batu bara tersebut.

"Progresnya bagus. Dengar-dengar sudah ada ekspor ke beberapa negara Eropa. Kemarin sore dengan buyer dari Polandia, infonya sudah ada ekspor yang jalan," ujar Hendra kepada CNBC Indonesia.

Hendra mengatakan bahwa APBI akan terus melayani permintaan beberapa pembeli potensial dari Polandia dan Jerman yang difasilitasi KBRI setempat. "Selain itu Kedubes Polandia juga aktif memfasilitasi perusahaan dari Polandia yang berkunjung ke Jakarta," terangnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait