Eva Gonzales sudah membongkar ciri-ciri oknum yang memfitnah dirinya dan sang suami, Cristian Gonzales. Tak cuma itu, Eva membocorkan salah satu kalimat hinaan nyelekit dari sang oknum buat Cristian.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 23 Desember 2022 - 14:41 WIB
WowKeren - Eva Gonzales sudah membocorkan soal sosok yang memfitnah dirinya dan Cristian Gonzales. Ia mengungkap ciri-cirioknum tukang fitnah yang diduga ada kaitan dengan klub bola milik Raffi Ahmad, Rans FC. .
"Yang fitnah itu orangnya udah berumur. Dia ini sudah tua dan orang itu datang 6 bulan setelah RANS FC juara. Yang parahnya saat abang (Cristian Gonzales) dipinjam oleh klub DI Yogyakarta orang itu nulis di media sosial 'Baguslah sudah pergi'," kata Eva. "Saya ada bukti elektronik, bukti rekaman kalau kami ini diintimidasi untuk gak nyaman, gak kerasan, untuk pergi. Oknum itu berhasil bikin saya masuk rumah sakit. Dia seorang istri dan anaknya. Saya tidak bisa bicara siapa, yang penting oknum itu di dunia bola."
Eva mengungkap kalau oknum tersebut sempat melontarkan kalimat yang cukup nyelekit. Rupanya saat sedang menghina, seseorang merekam aksi oknum tersebut dan memberitahu pada Eva.
"Ada rekan rekam (percakapan oknum) itu," kata Cristian Gonzales. "Sampai ada kata-kata 'Gonzales nggak laku.' Saya nggak pernah suruh mereka rekam, mereka rekam di belakang oknum itu," kata Eva.
Ditambahkan Eva, ia sebenarnya ingin menemui Raffi perihal masalah tersebut. Namun sejauh ini, ia dan Cristian belum bisa bertemu Raffi.
"Saya nggak cerita sama Aa Raffi, someday kalau Aa Raffi ada waktu kita ngobrol karena ini sudah menyangkut anak-anak," terang Eva. "Di stadion dia [oknum] teriak-teriak bodoh, gob**k, hinaannya teriak-teriak padahal kami satu tim, dia mengintimidasi saya dengan menghasut istri-istri (pesepakbola) lainnya."
Sementara itu, pelatih Rans FC, Rahmad Darmawan, menyangkal soal kabar permasalahan pribadi antara timnya dan Cristian Gonzales. Ia justru mengisyaratkan kalau semua baik-baik saja.
"Kami tidak punya masalah dengan yang bersangkutan. Intinya itu," tegas Rahmad Darmawan. "Kemarin El Loco memang masih berusaha masuk ke situasi kompetisi. Dia memang harus bersaing dengan dua striker yang lain, ada Wander Luiz dan Septian Bagaskara. Jadi, akhirnya kemudian dia menentukan masa depannya dan itu saya rasa bukan pilihan yang salah. Bagus juga El Loco bisa menambah jam terbangnya untuk makin banyak bermain."
(wk/riaw)