Jeje Govinda sempat dapat cibiran lembek karena enggan bercerai dari Syahnaz Sadiqah. Disisi lain, kehadiran Jeje di podcast Raffi Ahmad sempat dianalisa pakar ekspresi sebagai usaha membangun kembali pamor yang terpuruk.
- Ria Susilo Wardhani
- Senin, 07 Agustus 2023 - 14:58 WIB
WowKeren - Jeje Govinda jadi sorotan terkait sikapnya pasca Syahnaz Sadiqah selingkuh dengan Rendy Kjaernett. Alih-alih menggugat cerai, Jeje malah memaafkan Syahnaz hingga dicap lembek.
"Banyak yang DM, banyak yang bilang gue laki-laki lembek. Ya mereka kan nggak ngerasain apa yang gue rasain," kata Jeje saat hadir di podcast bersama sang kakak ipar, Raffi Ahmad. "Gue bertahan demi anak."
Sementara itu, pakar ekspresi Kirdi Putra sempat pula memberikan penilaian soal konten Jeje bersama Raffi. Kirdi mengisyaratkan Raffi melakukan pengorbanan besar demi mengangkat lagi pamor Jeje. Salah satunya lewat tutur kata yang disusun hati-hati di podcast bersama Jeje.
"Raffi ketika mau berkata-kata, dia mikirin kata-kata benar-benar. Ketika dia bicara, hati-hati, kadang-kadang lihat ke atas, supaya nggak salah, supaya gak menuai hujatan," kata Kirdi pada "Intens Investigasi". "Momen itu digunakan untuk ngangkat Jeje sebetulnya dari keterpurukan yang ada, termasuk (saat) Raffi minta maaf."
Ditambahkan Kirdi, Raffi sebenarnya tak perlu meminta maaf pada Jeje mengingat pihak yang bersalah adalah Syahnaz. Namun suami Nagita Slavina itu agaknya mengorbankan ego demi Jeje.
"Raffi minta maaf berapa kali? Berkali-kali. Kalau ini adalah permintaan maaf dari pihak keluarga (Syahnaz). Cukup sekali aja," kata Kirdi. "(Ucapan terima kasih buat Jeje) berulang-ulang. Kalau diucapkan seseorang secara berulang-ulang, artinya ada yang mau digarisbawahi? Itu adalah konten untuk mengangkat Jeje. Karena terlalu banyak yang menghujat Jeje. Dan buat saya, lebih fair kalau yang mengangkat adalah Raffi, kakak dari Syahnaz. Jadi ini strategis yang bagus buat saya. Buat saya Raffi itu pintar, kenapa? Dia bisa memanfaatkan keadaan dan mengambil momen untuk memperbaiki citra Jeje."
Memberikan analisa positif, Kirdi juga menyoroti ekspresi Jeje yang terlihat sedih hingga soal memeluk Raffi. Diungkap Kirdi, Jeje memang benar-benar sedih karena menanggung beban yang berat.
"Konten itu untuk mengangkat citranya Jeje sih. Kalau kita melihat ekspresi sedihnya itu benar (benar-benar sedih), di bagian akhir lebih kelihatan lagi, bahwa dia menahan beban yang besar karena aib kasus Syahnaz sebelumnya," lanjut Kirdi. "Kalau untuk pelukan, memang paling keren berpelukan kayak gitu. Bukan pelukan erat kemudian menumpahkan perasaan, pelukan estetik aja, cocok untuk perpisahan, citra yang bagus."
Kirdi juga melihat kalau Jeje memanfaatkan momen bertemu Raffi untuk mengklarifikasi perihal tudingan miring sebagai pria lembek. Menurut Kirdi, ini merupakan cara Jeje mengembalikan rasa percaya dirinya.
"Jeje menggunakan kesempatan untuk mengklarifikasi berbagai opini miring tentang dirinya. Soal (cerita Jeje) soal kesaksian teman-temannya, itu secara tidak langsung menyanjung diri sendiri," kata Kirdi. "Tapi gak papa, mungkin itu cara dia untuk bisa membangun kepercayaan dirinya."
Sebelumnya, konten Raffi dan Jeje ini juga disorot oleh Feni Rose. Diungkap Feni, ia merasa heran dan ngode mengkritisi perkataan Raffi sebelum meminta maaf pada Jeje.
"Ini menarik sekali, captionnya adalah maaf dan terima kasih," seru Feni. "Pernyataan Raffi Ahmad di depan, 'Anggap gua bukan kakak ipar lu, bukan siapa-siapa. Gua minta maaf'. Lah jadi minta maaf kapasitasnya apa? Jadi kalau dia minta maaf (sebagai kakak ipar), make sense. Tapi kalau dianggap bukan siapa-siapa, minta maaf, minta maaf atas apa?"
(wk/riaw)