Drummer Matta Band Tangisi Jenazah Anak usai Fakta Kehilangan 2 Putra dalam Setahun Terkuak
Instagram/bachman.jr
Selebriti

Yadi Bachman alias Wox menangis kala menjemput jenazah putra tercinta, Kaisar Akira, yang tewas tenggelam di Bali. Drummer Matta Band itu berusaha tegar meski kini harus kehilangan putra untuk kedua kali di tahun yang sama.

WowKeren - 2024 agaknya menjadi tahun yang berat buat Yadi Bachman alias Wox. Drummer Matta Band ini harus kembali kehilangan anak tercinta usai putranya yang berusia 16 tahun, Kaisar Akira, tewas terseret ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali.

Bergegas datang ke lokasi, Yadi dan istri, Joyce Hermawan, tak kuasa menahan tangis. Meski begitu, Yadi sempat mengucap syukur karena putranya bisa segera ditemukan setelah sempat hilang akibat terseret ombak dalam kejadian pada 30 Oktober.

IG

Curhatan Yadi Bachman Drummer Matta Band soal Mendiang Putranya

"Nggak lama setelah kita datang, Kaisar Akira ditemukan," tulis Yadi dalam sebuah postingan pada 1 November. "Dosa-dosanya Allah ampuni dosa-dosa Aa. Mati dalam keadaan tenggelam, meninggal dalam keadaan tenggelam Aa beruntung. Aa beruntung banget. Iri Aa, Ayah sangat iri. Aa sangat beruntung. Hebat Aa," kata Yadi di postingan lainnya saat mengucap pesan duka atas meninggalnya Akira.


Yang bikin nyesek, Yadi ternyata baru memakamkan salah satu putra lainnya pada Juli lalu. Fans pun berikan dukungan untuk menguatkan Yadi yang kehilangan dua putra dalam waktu setahun.

"Inalillahi wa ina ilaihi roji’un Mohon doa nya untuk ARGYA TETUKA AVATHARA BIN GATOT SUKMARA Alfatihah," ujar Yadi. "Kehilangan 2 jagoan di tahun yang sama,sabar ya bunda semoga di beri ketabahan, 2 jagoan udah tenang di surganya allah🥹❤️," kata seorang netter. "Terima kasih😢," ujar Yadi yang unggah emoji menangis.

Sebelumnya, Kaisar Akira merupakan satu dari puluhan siswa SMA IT Insan Sejahtera, Sumedang yang sedang study tour ke Bali. Di hari nahas itu, Kaisar dan kawan-kawannya berkunjung ke Pantai Kelingking, Nusa Penida. Sesampainya di pantai, Kaisar dan kawan-kawan sempat bermain hingga mendadak muncul ombak besar. Sempat berteriak minta tolong, Kaisar terseret ombak. Seorang teman mencoba menolong. Sayangnya, teman Kaisar tak mampu melawan arus. Sementara itu, Kaisar makin terseret ke tengah hingga sempat hilang. Ia baru ditemukan pada 31 Oktober atau sehari setelah insiden.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di arah barat dari lokasi kejadian. Sekitar 200 meter dari bibir pantai," kata anggota Tim Rescue Unit Siaga SAR Nusa Penida, Gede Suastra. "Tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung mereka, teman lainnya berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban hilang terbawa arus. Saya menyampaikan duka cita pada keluarga korban atas kejadian ini. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi."

Sementara itu, Matta Band juga unggah foto Kaisar dan ikut berduka cita. "Selamat Jalan Ananda Kaisar, 'Allahumarhamhu wa'afihi, wakrim, nuzulahu wawasi madkholahu biromatika ya arhamarohmin'. Teriring doa kami panjatkan, untuk ananda Kaisar, putra dari drummer kami @bachman.jr semoga Allah SWT luaskan kuburnya dan diterangi jalannya menuju jannah. Aamiin. Al Fatihah," demikian unggahan pihak Matta Band.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait