Fay Nabila menegaskan ibu mertuanya bukan penyebab perceraian dengan Rama Restu.
- Selasa, 21 April 2026 - 15:32 WIB
WowKeren - Fay Nabila, artis yang dikenal berkat ajang Indonesia Mencari Bakat, baru-baru ini memberikan klarifikasi mengenai tudingan bahwa ibu mertuanya menjadi penyebab perceraian dengan suaminya, Rama Restu. Fay mengajukan gugatan cerai pada tahun 2025 dan memastikan bahwa spekulasi yang beredar di kalangan netizen adalah salah.
Dalam sebuah wawancara di program Rumpi, Fay menyebutkan, "Itu sempat viral (karena mertua). Mama mertuaku baik banget. Baik banget," ujarnya. Penjelasan ini muncul setelah banyaknya komentar di media sosial yang mengaitkan perceraiannya dengan momen saat pernikahannya yang ditampilkan dalam video viral.
Di dalam video tersebut, ibu mertuanya dituduh menunjukkan ekspresi tidak suka saat Fay menerima hadiah mobil mewah dari Rama. Namun, Fay dengan tegas membantah anggapan tersebut, mengatakan, "Ini cuma sepotong foto, di video, mama tuh (sebenarnya) orang pertama yang senyum." Hal ini menunjukkan bahwa interpretasi publik terhadap video tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.
Fay juga mengungkapkan bahwa keputusan untuk bercerai bukanlah hal yang diambil secara sembarangan. "Ini keputusan yang sudah aku pertimbangkan, bisa dibilang hampir setahun," jelasnya. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut telah dibahas dengan kedua belah pihak keluarga, meskipun ia memilih untuk tidak mengungkapkan alasan di balik gugatan cerai tersebut.
"Orangtuaku tahu masalah utamanya seperti apa," ucap Fay. Ia menyebutkan bahwa awalnya mereka sempat mencoba untuk memperbaiki hubungan, tetapi akhirnya menyadari bahwa jalan terbaik adalah berpisah. "Aku didukung," tambahnya, mengindikasikan bahwa keluarga mendukung keputusannya untuk bercerai.
Dalam kesempatan itu, Fay juga mengakui bahwa ia pernah diingatkan mengenai situasi pernikahannya. Ia merasa menyesal karena tidak mendengarkan peringatan yang diberikan oleh Feni Rose, yang mungkin bisa membantunya mengambil keputusan lebih awal. Hal ini menunjukkan bahwa perjalanan emosional Fay dalam menghadapi perceraiannya tidaklah mudah dan penuh pertimbangan.
(wk/timw)