Dua polisi Miami menggugat Ben Affleck dan Matt Damon terkait film 'The Rip'.
- Selasa, 12 Mei 2026 - 12:02 WIB
WowKeren - Ben Affleck dan Matt Damon saat ini sedang menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh dua aparat dari Miami-Dade Sheriff’s Office, Jason Smith dan Jonathan Santana, terkait film kriminal terbaru mereka, 'The Rip'. Dalam gugatan tersebut, mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp 300 miliar karena merasa reputasi pribadi dan profesional mereka telah dirusak oleh film yang ditayangkan di Netflix tersebut.
Film 'The Rip', yang disutradarai oleh Joe Carnahan, menggambarkan kisah dua polisi yang terlibat dalam penyelidikan praktik korupsi internal setelah berhasil menyita uang kartel senilai 20 juta dolar AS. Dalam film tersebut, Matt Damon berperan sebagai Letnan Dane Dumars, sementara Ben Affleck memerankan Detektif Sersan J.D. Byrne.
Smith dan Santana mengklaim bahwa film ini terinspirasi dari operasi nyata yang mereka lakukan pada Juni 2016, di mana mereka menyita lebih dari 21 juta dolar AS dalam sebuah penggerebekan narkotika besar di Miami-Dade. Meskipun nama mereka tidak disebutkan secara langsung dalam film, gugatan tersebut menyebutkan bahwa detail-detail spesifik yang ditampilkan membuat publik dapat mengaitkan karakter di film dengan mereka.
Lebih jauh, dalam dokumen gugatan dijelaskan bahwa penggunaan latar belakang Miami-Dade, unit narkotika, dan detail-detail operasi yang dianggap sangat mirip membuat penonton dapat menyimpulkan bahwa karakter yang diperankan oleh Affleck dan Damon merujuk pada Smith dan Santana. Pada awal film, tercantum tulisan “inspired by true events” yang semakin memperkuat dugaan tersebut.
Namun, masalah muncul ketika karakter-karakter dalam film digambarkan melakukan berbagai pelanggaran serius, termasuk adegan di mana karakter Affleck membunuh seorang agen DEA untuk menutupi kasus korupsi. Hal ini tentu memberikan dampak negatif terhadap reputasi kedua polisi tersebut.
Menurut kuasa hukum Smith dan Santana, mereka sempat menghubungi pihak rumah produksi setelah film dirilis pada Januari 2026 untuk menyampaikan keberatan mereka. Namun, studio menolak untuk mengakui tudingan tersebut dengan alasan bahwa film tidak pernah menyebut nama mereka secara langsung.
Dalam tuntutan mereka, kedua aparat tersebut meminta agar ada klarifikasi publik mengenai keterkaitan film dengan mereka serta penambahan peringatan yang lebih jelas di film tersebut. Selain itu, mereka juga menuntut ganti rugi kompensasi, punitive damages, dan biaya pengacara yang telah mereka keluarkan.
Film 'The Rip' juga dibintangi oleh sejumlah aktor terkenal lainnya seperti Steven Yeun, Teyana Taylor, Sasha Calle, dan Kyle Chandler. Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi di dunia perfilman, di mana interpretasi kisah nyata sering kali menuai reaksi dari pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian sebenarnya.
(wk/timw)