Bobot 148 Kg, Sunarti Penderita Obesitas Asal Karawang Meninggal Usai Berjuang Turunkan Berat Badan
Nasional

Sebelumnya, Sunarti telah menjalani operasi pengecilan lambung di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, untuk menurunkan bobotnya.

WowKeren - Wanita penderita obesitas bernama Sunarti asal Karawang, Jawa Barat, meninggal dunia pada usia 39 tahun. Sunarti tutup usia di rumahnya di Perumahan Terangsari, Desa Cibalongsari, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya, Sunarti telah menjalani operasi pengecilan lambung (bariatik) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Ia berjuang untuk menyusutkan berat badannya yang mencapai 148 kilogram.

Sunarti dirujuk ke RSHS untuk menjalani perawatan terkait berat badannya kurang lebih sebulan yang lalu. Sebelum meninggal, Sunarti sempat mengeluh sesak napas.

"Ibu Sunarti meninggal pada pukul 04.00," terang Kepala Seksi (Kasi) Kesos Kecamatan Klari, Asip Suhenda, dilansir Kompas.com, Sabtu (2/3). "Menurut keluarga, Sunarti sempat mengeluh sesak napas."

Direktur SDM dan Pendidikan RSHS, Akhmad Supriatna, menyatakan bahwa sesak napas memang telah dikeluhkan oleh Sunarti sejak mendapat perawatan di rumah sakit. Dokter pun telah melakukan pemeriksaan terhadap jantung dan paru-paru Sunarti.


"Secara medis kami evaluasi dulu bagaimana kondisi pasien ini. Menurut laporan dokter yang sudah memeriksa pasien dalam keadaan baik, memang ada keluhan sesak," jelas Supriatna. "Sempat pemeriksaan jantung paru dan sesaknya kemungkinan fisik mekanik."

Operasi bariatik Sunarti sendiri dilaksanakan pada 18 Februari 2019 lalu. Proses operasi tersebut berjalan lancar serta dilakukan pemotongan lambung.

"Lambungnya dipotong, sehingga sekarang tinggal sepertiga bagian dari ukuran lambung yang sebelumnya," ujar tim dokter dari spesialis konsultan bedah digestif (pencernaan) RSHS Bandung, Reno Rudiman. "Dan alhamdulillah, operasi berlangsung dengan lancar, keadaan Bu Sunarti stabil pascabedah."

Senada dengan hal tersebut, dokter penanggung jawab perawatan Sunarti di RSHS, Ervita, menjelaskan bahwa kondisi pasiennya sudah membaik sebelum diperbolehkan pulang. Ervita juga menyebut bahwa Sunarti sudah bisa duduk.

"Kondisi pasien saat dipulangkan baik. Di ruangan sudah bisa posisi duduk dan tidak ada keluhan sesak napas," terang Ervita. "Pasien dipulangkan karena kondisinya sudah baik, bukan karena kuota BPJS habis."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait