Viral Karyawannya Pose 2 Jari Ala Prabowo-Sandi, PLN Ungkap Cerita di Baliknya
Facebook/Listrik Kita
Nasional

Beredar foto karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengacungkan telunjuk dan ibu jari yang disebut tak netral karena mendukung Prabowo-Sandi.

WowKeren - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, informasi di media sosial yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya semakin banyak. Baru-baru ini, beredar foto karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang disebut tidak netral.

Foto tersebut awalnya diunggah oleh akun Facebook "KataKita". Dalam unggahan pada Minggu (24/3) tersebut, tampak beberapa karyawan PLN yang mengacungkan telunjuk dan ibu jari. Dalam masa Pilpres 2019, pose ini identik dengan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


"PLN merupakan BUMN, perusahaan milik negara dan mencari pendapatan bagi negara. Pegawainya mau mendukung siapapun boleh saja tapi harusnya tidak dilakukan sewaktu bekerja. Apalagi dia sedang menjalankan pekerjaan dari program pemerintah sekarang dan malah mendukung capres petahana," demikian kutipan caption unggahan tersebut. "Benar-benar tak punya malu dan etika. Silakan PLN telusuri siapa dia. Beginikah cara sosialisasi PLN (Kanan: Seorang Manager PLN Kramat Jati Jakarta berinisial H telp 081287171***). Silakan diklarifikasi kebenarannya."

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN segera buka suara. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menjelaskan bahwa pose dua jari tersebut membentuk huruf "L" yang merupakan akronim dari kata "listrik". Sehingga tidak ada hubungannya dengan Pilpres 2019.

"Terkait dengan beredarnya informasi atas tuduhan ketidaknetralan PLN saat Pemilu 2019 melalui post Facebook dari akun KataKita yang dipost pada hari Minggu, 24 Maret 2019, kami sampaikan bahwa foto yang diunggah akun tersebut merupakan foto yang diambil pada Hari Pelanggan 4 September 2018," terang Humas PLN UID Jakarta Raya dalam keterangan tertulis. "Adapun pose jari telunjuk dan ibu jari yang membentuk huruf "L" tersebut merupakan akronim dari Listrik yang merupakan semangat kami dalam melistriki masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik. Namun untuk menunjukkan komitmen kenetralan kami dalam masa Pemilu 2019, simbol yang menunjukkan semangat kami tersebut kami hentikan sementara waktu sejak diumumkannya nomor urut Pasangan Capres Cawapres pada 21 September 2018."

Mendapatkan klarifikasi langsung dari PLN, akun Facebook "KataKita" telah mencabut unggahan mereka sebelumnya. Pada Senin (25/3), akun tersebut melampirkan unggahan yang telah mereka hapus serta keterangan tertulis dari pihak PLN.

You can share this post!

Related Posts
Loading...