Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan, menegaskan bahwa massa belum mengantongi izin atau surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian.
- Luthfiatun Nisa
- Kamis, 09 Mei 2019 - 17:11 WIB
WowKeren - Kivlan Zen bersama massa yang tergabung dalam Gabungan elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak) direncanakan akan berkumpul di Lapangan Banteng pukul 13.00 WIB untuk melakukan demo. Demo tersebut kemudian akan digelar di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Laporan sebelumnya menyebut bahwa massa sudah berkumpul di Lapangan Banteng sejak pukul 12.30 WIB. Akan tetapi mereka sepakat membubarkan diri sekitar pukul 14.20 WIB.
Menanggapi hal ini, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan, menegaskan bahwa massa belum mengantongi izin atau surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian seputar kegiatan unjuk rasa tersebut. Massa aksi pun menyadari hal itu sehingga sepakat untuk membubarkan diri.
"STTP memang tidak dikeluarkan, mereka menyadari juga tadi, memang enggak ada STTP yang kita keluarkan dan mereka memahami ya sudah," ungkap Harry. "Mereka sendiri yang menyampaikan akan bubar dengan tertib."
Harry kemudian menjelaskan seharusnya pendemo memberikan surat ke kepolisian sebelum aksi. Menurutnya, para pendemo harus melengkapi persyaratan yang ada. "Izin ke kepolisian itu ada kan ada, diajukan ke Polda, kita hanya menerima aja polres, ada persyaratan persyaratannya yang harus dipenuhi salah satunya siapa penanggung jawabnya, itu ada semua di situ ada di sana," ungkapnya dilansir Detik.
Lebih lanjut, Harry tidak bisa memastikan apakah demo akan berlanjut di KPU dan Bawaslu atau tidak. Menurutnya, polisi akan siap mengamankan tahapan pemilu sampai selesai. "Ya tanyakan merekalah, pokoknya Polri siap amankan pelaksanaan tahapan rangkaian pemilu sampai selesai, kami juga imbau semua menjaga kesejukan, menjaga perdamaian," tuturnya lagi.
Sebelumnya, pihak kepolisian sendiri telah memasang kawat berduri di depan gedung KPU pagi ini. Tak hanya itu, beberapa personel polisi juga memegang senjata masing-masing. Selain itu, kendaraan taktis seperti water cannon dan barracuda juga disiagakan di sekitar gedung KPU.
(wk/luth)