Gagal Demo Hari Ini, Eggi Sudjana: Kita Kepung KPU Besok
Nasional

Eggi menyebut bahwa ia dan massa yang tergabung dalam Gabungan elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak) akan melakukan aksi demo selepas salat Jumat.

WowKeren - Massa yang tergabung dalam Gabungan elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak), gagal melakukan demo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Diketahui, gagalnya demo tersebut diakibatkan mereka belum mengantongi izin atau surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian.

Menanggapi gagalnya demo ini, politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eggi Sudjana memastikan akan kembali menggelar aksi massa kepung KPU dan Bawaslu pada Jumat (10/5) besok. Eggi menyebut bahwa mereka akan melakukan aksi tersebut selepas salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Besok insyaallah mulai dari (Masjid) Istiqlal. Mudah-mudahan ke dua tempat itu (KPU dan Bawaslu)," ungkap Eggi dilansir CNNIndonesia pada Kamis (9/5).

Lebih lanjut, politikus sekaligus pengacara ini juga memastikan bahwa pihaknya sudah mengantongi izin untuk menggelar aksi besok. Oleh karena itu, ia yakin bahwa mereka tak lagi bisa diusir sepihak oleh aparat seperti hari ini.


Eggi sendiri mengklaim bahwa aksi yang ia galakkan bersama Kivlan Zen ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi ke penyelenggara Pemilu, yakni KPU dan Bawaslu. Selain itu, ia juga berniat untuk menegur Bawaslu karena tak berani langsung mendiskualifikasi pasangan capres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, meskipun sudah banyak bukti kecurangan yang dilakukan oleh paslon petahana ini.

"Mau bilang laporan ke Bawaslu kenapa mereka tidak segera lakukan diskualifikasi. kita mau sampaikan aspirasi saya sebagai lawyer, loh di sini jangan lupa. Sebagai lawyer dari Kivlan, dia punya hak hukum menunjuk saya lawyer-nya jadi sebagai lawyer penegak hukum tapi kenapa dilarang, pelanggaran terhadap hukum," imbuhnya lagi.

Eggi menjelaskan jika dirinya telah membawa sejumlah bukti yang akan ditunjukkan kepada Bawaslu, namun urung diberikan karena agenda hari ini dihadang oleh aparat kepolisian. "(Bukti kecurangan) Ada banyak sekali. Saya bawa tapi enggak boleh masuk bagaimana," pungkasnya.

Di sisi lain, sebelumnya para massa memang sudah berkumpul di Lapangan Banteng sejak pukul 12.30 WIB. Akan tetapi mereka sepakat membubarkan diri sekitar pukul 14.20 WIB.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait