Anies Baswedan: Yang Urus Sungai di Jakarta Menteri PUPR Tapi Kalau Banjir Ramainya ke Gubernur
Nasional

Anies Baswedan menuturkan bahwa permasalahan terkait sungai menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sedangkan Kawasan di sekitar sungai merupakan tanggung jawab kepala daerah.

WowKeren - Banjir di Jakarta selalu menjadi permasalahan yang harus dihadapi warganya setiap tahun kala musim hujan. Ketika musibah ini terjadi, sang gubernur lah yang akan ramai menjadi sorotan.

Terkait hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan curhat ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Dikatakan Anies, permasalahan terkait sungai menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun tidak untuk kawasan di sekitarnya. Kawasan di sekitar sungai merupakan tanggung jawab kepala daerah.


Anies menuturkan bahwa dirinya rajin menjalin komunikasi dengan Basuki. Sebab jika berbicara mengenai air, pemerintah pusat dan daerah saling berkaitan. Meski demikian, jika terjadi persoalan terkait banjir maka justru dirinya yang menjadi sorotan. Hal tersebut diungkapkan olehnya saat membahas Water Security And Sustainability dalam acara CNBC Indonesia Conference.

"Untungnya Pak Basuki ini senior saya, kami ini berkomunikasi intensif karena air di Jakarta ini antara pusat dan provinsi itu sangat dekat kaitannya," jelas Anies di Jakarta, Selasa (23/7). "Sungainya diurus Pak Bas, kanan kirinya diurus Gubernur DKI. Tapi kalau ada banjir pasti yang ramai itu gubernur."

Meski demikian, hal tersebut dikatakan Anies sudah terjadi sejak dulu. Hal tersebut membuat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi lebih dekat. "Ya dan itu sudah turun temurun. Jadi kita kalau sudah mulai ada tinggi air komunikasi kita jadi lebih intensif untuk memantau apa yang sedang terjadi," lanjut Anies.

Banjir bukanlah satu-satunya masalah yang dihadapi oleh warga Jakarta terkait air. "Jadi terkait masalah air, di Jakarta memang salah satu persoalan yang ingin kita hadapi adalah soal air baik air jaringannya, kebutuhan air baku untuk kita sehari-hari, maupun pengelolaan air dalam artian sungai," jelas Anies.

Beberapa waktu lalu, Anies sempat menyebutkan bahwa sebanyak 40 persen penduduk Jakarta masih belum bisa menikmati air bersih. Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan pengukuhan anggota Dewan Riset Daerah di Balai Kota.

You can share this post!

Related Posts
Loading...