Diketahui pemadaman listrik tengah terjadi di DKI Jakarta dan sekitarnya. Tak hanya mengganggu mobilitas warga, pemadaman ini juga berpotensi menyebabkan kebakaran.
- Elvariza Opita
- Senin, 05 Agustus 2019 - 16:24 WIB
WowKeren - Masalah pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah sekitar Ibu Kota belum berakhir. Namun, bak jatuh tertimpa tangga, sekarang daerah tersebut "dihantui" potensi kebakaran. Terbukti dari terjadinya sejumlah kebakaran, mulai dari yang berdampak ringan hingga menelan korban jiwa.
Seperti dilansir dari laman Viva, sebuah rumah di daerah Tambora, Jakarta Barat habis dilalap si jago merah pada Minggu (4/8) malam. Sang pemilik, Dado (30) dan seorang remaja bernama Ryan (13) harus mengalami luka bakar di punggung dan kaki akibat peristiwa tersebut. Diduga api berasal dari lilin di rumah Dado yang menyambar ke bensin
"Keterangan warga, kebakaran diakibatkan dari lilin yang menyambar bensin, karena pemilik rumah berjualan bensin eceran," jelas Kepala Seksi Operasional Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romli, Senin (5/8). "Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Kelurahan Krendang. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pelni di Jalan KS Trubun, Jakbar."
Kebakaran juga terjadi di Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar. Satu rumah beserta dua mobil mewah bertipe Lexus dan Pajero hangus terbakar akibatnya. Kebakaran ini diduga akibat korsleting genset yang dinyalakan warga.
Hal serupa juga terjadi di Jalan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran ini diduga terjadi akibat api dari lilin membakar kabel televisi. Beruntung tak ada korban jiwa dalam dua kejadian ini.
"Pemilik rumah cepat mengetahui dan berhasil dipadamkan oleh warga sebelum api sempat membesar," jelas Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan. "Korban meninggal nihil. Kerugian materiil ruang tamu, satu televisi, dan lemari terbakar."
Sebaliknya, kebakaran lain di Teluk Gong, Penjaringan, Jakut justru memakan korban satu keluarga. Peristiwa maut ini terjadi pada Senin (5/8) dini hari, sekitar pukul 00.53 WIB.
Informasi ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polres Penjaringan, Kompol Mustakim. Akibat kejadian ini, satu keluarga yang terdiri dari empat orang ditemukan meninggal dunia di lantai dua ruko yang terbakar. "Benar, itu korban satu keluarga," jelasnya, dilansir dari CNN Indonesia.
Seperti kejadian lain, kebakaran ini juga disebabkan adanya hubungan arus pendek usai pemadaman listrik. "(Penyebabnya) korsleting listrik, (kondisi listrik) sudah nyala," ucap Mustakim.
(wk/elva)