Putri Stan Lee Pilih Dukung Sony Soal Keluarnya Spider-Man, Sebut Disney dan Marvel Serakah
Film

Dalam pernyataannya, Joan Celia Lee menyebutkan bahwa tidak ada satu orang pun dari pihak Disney dan Marvel yang menghubunginya setelah sang ayah meninggal pada 2018 lalu.

WowKeren - Putri mendiang legenda Marvel Comics Stan Lee, Joan Celia Lee, rupanya turut buka suara soal kisruh antara Sony dan Marvel terkait hengkangnya Spider-Man dari MCU.

Namun alih-alih membela Marvel atau pun Disney, Joan justru terang-terangan menunjukkan dukungannya pada pihak Sony. Dilansir TMZ pada Sabtu (24/8), Joan menilai bahwa Disney terlalu menginginkan kendali penuh atas karya-karya sang ayah.


"Marvel dan Disney menginginkan kendali penuh atas ciptaan ayahku. Terlepas dari mencari keuntungan, harus ada rasa hormat yang tulus terhadap Stan Lee dan warisannya. Baik itu Sony atau orang lain, evolusi karakter Stan Lee dan warisannya layak mendapatkan beberapa perhatian," terang Joan.

Tak hanya itu, Joan juga mengklaim bahwa tidak ada satu orang pun dari pihak Disney dan Marvel yang menghubunginya setelah sang ayah meninggal pada 2018 lalu. "Ketika ayahku meninggal, tidak ada seorang pun dari Marvel dan Disney yang menghubungiku. Sejak awal, mereka membuat komersialisasi karya ayahku dan tidak menghormati warisannya. Tidak ada yang bisa memperlakukan ayahku lebih buruk daripada eksekutif Marvel dan Disney," tuturnya.

Spider-Man sendiri memang diketahui sebagai salah satu karakter ciptaan mendiang Stan Lee dan Steve Ditko pada tahun 1962 silam. Karakter ini pertama muncul di komik Amazing Fantasy ke-15 dan digambarkan sebagai anak yatim piatu yang dibesarkan oleh paman dan bibinya, Ben dan May.

Lisensi Spider-Man dibeli dari Marvel Entertainment pada 1985 dan sempat berpindah ke sejumlah perusahaan, sampai akhirnya jatuh ke tangan Sony. Kala itu Sony membeli lisensi Spider-Man seharga USD 10 juta ditambah 5 persen dari pendapatan kotor setiap film Spider-Man.

Rampungnya kemitraan Sony dan Marvel ini tentunya akan meredupkan prospek kemitraan Spider-Man di franchise MCU. Padahal dalam film "Spider-Man: Far From Home", sebagian besar cerita berfokus pada kemungkinan Spider-Man (Tom Holland) yang bakal menggantikan Tony Stark (Robert Downey Jr.) sebagai jenius teknologi di tim Avengers.

Sementara itu, laporan sebelumnya menyebut bahwa Disney dan Marvel meminta agar film Spider-Man di masa depan dibiayai 50:50 oleh kedua studio. Namun permintaan tersebut ditolak oleh Sony. Rumah produksi yang masih memegang penuh lisensi seluruh karakter Spider-Verse tersebut justru memberikan tawaran untuk menjaga kesepakatan saat ini, di mana Marvel menerima di kisaran 5 persen dari first dollar gross (persentase pendapatan kotor box office di hari pertama rilis film).

Di sisi lain, pihak Sony sendiri baru saja buka suara soal polemik keluarnya karakter Spider-Man dari franchise MCU. Dalam keterangannya, mereka membenarkan kabar tersebut dan mengklaim jika pihak Disney serta Marvel Studios lah yang memang ingin memutuskan kerja sama dengan mereka.

Tak hanya itu, mereka juga mengungkapkan kekecewaan pada Kevin Feige selaku bos Marvel Studios yang lebih memilih untuk melepaskan karakter Spider-Man. "Banyak berita hari ini tentang Spider-Man yang telah menyalahartikan diskusi baru-baru ini tentang keterlibatan Kevin Feige dalam franchise," ungkap pihak Sony.

You can share this post!

Related Posts
Loading...