Belakangan ini beredar game Nabi Muhammad yang ternyata buatan pria asal Garut, Jawa Barat. MUI pun meminta agar Mabes Polri mengusut tuntas kejadian tersebut.
- Wahyu
- Senin, 11 November 2019 - 13:45 WIB
WowKeren - Umat Islam baru saja merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu, 10 November kemarin. Namun, momen tersebut justru dikejutkan dengan kabar adanya sebuah game yang diketahui menghina Nabi Muhammad.
Game tersebut ternyata adalah buatan seorang pria asal Garut, Provinsi Jawa Barat. Atas perbuatannya itu, kini pria berinisial IG pun sedang ditahan oleh pihak kepolisian.
Merespon kejadian tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut mengecam munculnya game atau permainan terkait Nabi Muhammad itu. Ulama MUI berharap agar Mabes Polri dapat segera mengusut tuntas kasus ini.
Ia mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait aplikasi permainan tersebut yang meresahkan masyarakat. "Informasi yang kami terima, ada seseorang yang sudah diamankan. Mudah-mudahan bisa cepat ditangani," kata Ketua MUI Garut Sirojul Munir yang dilansir Detik pada Senin (11/11).
"Tentu kami mengecam keras adanya aplikasi game tersebut," ujar Munir saat ditemui di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Garut, Jawa Barat pada Senin (11/10). "Kami berharap segera ditangani."
Munir kemudian mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Garut agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan kasus tersebut. "Kalau kita terpancing, tentunya tujuan mereka tercapai. Jadi jangan tenang dan percayakan kepada pihak berwajib," ujar Munir.
Sebelumnya, usai mengetahui adanya game tersebut, warganet memang ramai mengecam aplikasi itu. Kasus ini kemudian ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Sumber Bareskrim Mabes Polri. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan alat bukti.
"Penangkapan di Kecamatan Karangapawitan kemarin, pukul 21.00 WIB," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. "Saat ini pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penyidik masih melakukan pemeriksaan alat bukti di laboratorium digital forensik."
(wk/wahy)