Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengajak para ilmuwan Warga Negara Indoesia (WNI) untuk kembali pulang ke Tanah Air demi bangun ibu kota baru.
- Ruth Meliana
- Rabu, 04 Desember 2019 - 11:25 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih merencanakan pembangunan ibu kota baru di wilayah Kalimantan Timur. Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyampaikan niatnya untuk menggandeng para peneliti Indonesia yang sekarang sudah bekerja di luar negeri.
Bambang meminta agar ilmuwan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri untuk pulang ke Tanah Air dan membantu pemerintah untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur. Rencananya, pemerintah membutuhkan para ilmuwan tersebut untuk mengembangkan pusat inovasi di ibu kota baru Indonesia.
"Kami akan coba rekrut diaspora Indonesia yang ada di mana-mana itu," kata Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/12). "Mudah-mudahan bisa kami tarik dan bisa mendukung inovation center di ibu kota baru."
Bambang mengaku jika dirinya telah melapor terkait rencana melakukan pengembangan pusat riset dan inovasi di Kalimantan Timur kepada Presiden Joko Widodo. Nantinya, pengembangan pusat riset dan inovasi tersebut akan bertujuan untuk menyiapkan Indonesia menjadi lebih baik di masa depan.
Bambang lantas membeberkan terkait contoh inovasi yang akan dikembangkan. Mantan Kepala Bappenas ini akan mengembangkan teknologi digital serta terus mendorong perusahaan swasta agar mau turut membangun kawasan pusat riset dan inovasi di ibu kota baru.
Bambang lantas mengungkapkan syarat utama pengembangan riset ini adalah dengan harus didukung kehadiran universitas. "Tapi saratnya harus ada universitas, yang berorientasi sains teknologi dan matematik untuk mendukung sumber daya manusianya," jelas Bambang.
Sebelumnya Presiden Jokowi juga pernah meminta para peneliti serta ilmuwan Indonesia yang berada di Korea Selatan untuk kembali dan membangun Tanah Air. Kala itu, Jokowi mempersilakan peneliti dan ilmuwan tersebut untuk mengembangkan diri terlebih dahulu di Negeri Ginseng.
"Sekarang di sini (Korea Selatan) dulu enggak apa-apa. Melihat dan mengamati," kata Jokowi dalam pertemuan di Hotel Lotte, Busan, Korea Selatan beberapa waktu lalu. "Kemudian pada titik tertentu memang nantinya semuanya harus kembali membangun negara kita."
(wk/lian)