Nikita Mirzani menceritakan kisah masa lalunya yang pernah mengalami rasa putus asa sampai ingin bunuh diri kala ditinggal pergi sang ibunda. Kenang sosok almarhumah, Niki tak kuasa menahan haru.
- Wahyu
- Rabu, 15 April 2020 - 18:57 WIB
WowKeren - Sensasional, satu kata yang terlintas di pikiran ketika mendengar nama Nikita Mirzani. Kerap terlibat berbagai masalah, mulai dari perseteruan, prostitusi, hingga kasus dugaan KDRT, siapa sangka jika masa lalu Nikita sempat dipenuhi rasa sedih dan putus asa. Setiap berbicara masa lalu, ibu tiga orang anak ini selalu tak dapat menahan haru.
Rasa haru Nikita timbul saat bicara mendiang sang ibunda. Niki mengaku jika dirinya adalah anak manja yang suka menceritakan segala keluh-kesahnya kepada sang ibunda.
Sang ibunda selalu mengajarkan kebaikan dan kebenaran yang tak akan dilupakan Niki sampai kapan pun. "Kalau lu nggak salah, lu hajar terus. Tapi kalau lu salah harus minta maaf tanpa gengsi," ujar Nikita menirukan sang ibu mengutip detikhot, Rabu (15/4).
Saat ditinggal oleh mendiang ibunda, Niki masih berusia 23 tahun. Kepergian sang ibunda kala itu, tentu meciptakan duka yang mendalam bagi Nikita. Baginya, sang ibu bukan hanya berperan sebagai orangtua, tapi sekaligus nisa menjadi sahabat untuk Niki.
Seolah tak bisa menerima kepergian almarhumah, Niki mengaku sampai punya niat untuk bunuh diri. "Dia bukan sekadar nyokap tapi udah kaya best friend. Ini gue ada bekasnya ya, saat nyokap dikubur saat itu juga gue mau mati, i try to bunuh diri," ungkap Nikita.
Ada pesan sang ibunda yang selalu diingat oleh Nikita. "Nanti kalau jadi artis jangan sombong-sombong ya. Nyokap bilang ngga usah jadi orang lain untuk disukai," kata Nikita.
Keharuan kian menjadi saat Niki melontarkan pernyataan seperti ini. "Gue pengen jadi anak dia lagi di kehidupan berikutnya," tuturnya.
Meski tak dapat bertemu lagi dengan snag ibunda, kini kehidupan Niki jauh lebih baik sejak hadirnya tiga orang malaikat kecil yang menjadi penyemangatnya. Diakui Niki jika ia tidak akan bertahan sampai saat ini tanpa kehadiran ketiga buah hatinya.
(wk/wahy)