Kota Denpasar, Bali kembali mengumumkan adanya 4 kasus positif corona di wilayahnya. Dimana ketiga kasus postif merupakan transmisi lokal dan 1 kasus merupakan imported case.
- Nidya Putri
- Jumat, 08 Mei 2020 - 11:16 WIB
WowKeren - Perkembangan kasus virus corona (COVID-19) di Kota Denpasar cenderung fluktuatif. Pasalnya, usai tiga hari menyatakan tidak ada tambahan kasus baru, hari ini tiba-tiba muncul 4 kasus positif corona.
"Ada 1 orang warga kota yang berdomisili di Desa Dangin Puri Klod dan 3 orang berdomisili di Kelurahan Peguyangan dinyatakan positif COVID-19 ," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai, dalam rilis yang diterima Jumat (8/5) di Denpasar.
Lebih lanjut, Dewa menjelaskan bahwa 3 kasus positif yang terjadi di Peguyangan adalah kasus transmisi lokal yang menimpa satu keluarga. Menurut hasil tracking yang dilakukan oleh tim surveilance Satgas COVID-19 Kota Denpasar, kasus ini bermula dari kedatangan ayah dan ibunya dari Buleleng pada (26/4) lalu ke Denpasar yang dikhabarkan karena menderita sakit.
Setelah sampai, mereka sempat menginap beberapa hari di rumah anaknya di Peguyangan. Kemudian mereka memeriksakan kesehatan di sebuah klinik di Denpasar sebelum akhirnya di rawat opname di RS. Wangaya. Karena dalam masa pandemi covid, tim medis RS Wangaya melakukan test swab pada (3/5) dan hasilnya positif.
Karena sang ayah dinyatakan positif, tim satgas selanjutnya kembali melakukan tracing kepada istri, anak dan menantunya dilakukan test swab pada (6/5) selanjutnya pada (7/5) hasil test swab keluar dan ketiganya dinyatakan positif. Untuk menghindari penularan lagi ketiga warga ini dirujuk ke RS Wangaya untuk menjalani perawatan.
Sementara untuk kasus yang terjadi di Desa Dangin Puri Kelod merupakan imported case dari daerah terjangkit yakni dari Kota Manado. Dari hasil tracing, warga yang terjangkit tersebut merupakan pria umur 38 tahun yang berkerja di sebuah BUMN di Denpasar.
Ia datang ke Denpasar pada (10/4) lalu dalam rangka tugas di Bali, kemudian tanggal (4/5) muncul gejala demam dan dibawa di RSUP Sanglah kemudiaan (6/5) diambil spesimen dan tanggal (7/5) keluar hasil swab dan dinyatakan positif.
Perlu diketahui, Pulau Dewata ini sebelumnya dinyatakan sebagai wilayah yang memiliki angka penyebaran COVID-19 rendah dengan tingkat kesembuhan tinggi. Ketua Tim Lab Pemeriksaan Kasus COVID-19 di Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Budayanti, lantas mengungkapkan kunci sukses provinsi tersebut dalam menekan angka penyebaran corona.
Kunci keberhasilan tersebut dikarenakan adanya kerjasama seluruh pemangku kepentingan di semua profesi di Bali. "Kasus aktif saat ini hanya 108 saja," tutur Sri dalam konferensi pers dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (5/5) lalu. "Saya berterimakasih Pemprov Bali, saya tahu mereka kerja siang malam. Kalau pekerja migran datang mereka kerja sampe malam. Sampai jam satu malam."
(wk/nidy)