Sampel COVID-19 Terus Bertambah dari 4 Provinsi, Lab di Palembang Kelebihan Kapasitas
Humas Pemprov Jabar
Nasional

BBLK Palembang tidak hanya melakukan tes untuk sampel swab dari warga Sumsel saja, tetapi juga dari provinsi lainnya sehingga jumlah yang sampel yang masuk melebihi kapasitas.

WowKeren - Jumlah orang yang menjalani tes swab untuk pemeriksaan virus corona (COVID-19) terus bertambah. Di Palembang, Sampel swab pemeriksaan COVID-19 yang masuk ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) juga terus bertambah.

Bahkan saat ini, jumlah sampel yang masuk sudah jauh melebihi kapasitas tes per harinya. Hingga Kamis (7/5), terdapat 1.478 sampel yang ada di BBLK Palembang. Yang mana, jumlah ini naik 224 sampel dari hari sebelumnya, Rabu (6/5) sebanyak 814 sampel.

Kepala Seksi Imunisasi dan Surveillance Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Yusri mengatakan jika sampel yang harus diperiksa oleh BBLK terus bertambah setiap saat. Sedangkan di lain sisi, BBLK Palembang tidak hanya melakukan tes untuk sampel swab dari warga Sumsel saja, tetapi juga dari provinsi lainnya.

Hal inilah yang menyebabkan jumlah yang sampel yang masuk lebih banyak dari kapasitas yang bisa ditangani. Rata-rata per hari BBLK hanya mampu memeriksa sebanyak 254 sampel.


"Ada empat daerah lain yang mengirim sampelnya ke Palembang. Sampel baru yang masuk jadi lebih banyak dibandingkan kapasitas periksa," kata Yusri dilansir CNN Indonesia, Jumat (8/7). "Sehari hanya bisa periksa sekitar 254 sampel, yang masuk setiap harinya bisa lebih dari itu."

Kendati demikian, BBLK Palembang tidak melakukan pembatasan terkait berapa banyak sampel yang masuk. Mereka akan terus menampung sebanyak-banyaknya sampel swab yang masuk. Tentu saja, sampel yang masuk lebih awal akan diprioritaskan.

Sementara itu, Gugus Tugas berupaya menambah alat pemeriksaan dengan metode polymarese chain reaction (PCR). Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan membeli alat tersebut.

"Untuk reagen memang sempat kehabisan tapi sekarang sudah tidak masalah. Sekarang ini alat centrifuge-nya yang kapasitasnya terbatas," kata Yusri. "Gugus Tugas sekarang akan membeli alat barunya."

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel Yuwono mengatakan pihaknya akan segera mengoperasikan alat swab baru kiriman Kementerian BUMN. Alat ini dapat memeriksa sampel lebih banyak dari yang dimiliki Sumsel sebelumnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait