Habib Usman Assegaf Maafkan Petugas PSBB Usai Nyaris Adu Pukul, Netter Beri Kritik
Twitter/husinshihab
Nasional
PSBB Corona

Selain mediasi dengan Habib Umar Assegaf, Polrestabes Surabaya juga melakukan dengan pihak Satpol PP yang terlibat. Lantas, mengapa netter memberikan kritik?

WowKeren - Insiden yang melibatkan Habib Umar Assegaf dan seorang petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Jawa Timur, terjadi pada Rabu (20/5) lalu. Video Habib Umar dan petugas PSBB yang nyaris adu pukul pun viral.

Peristiwa ini bermula saat mobil sedan hitam bernomor N 1 B hendak masuk ke Kota Surabaya. Namun petugas menghentikan mobil tersebut di check point exit tol Satelit. Alasannya, mobil itu mengangkut lima orang penumpang.


Petugas menawarkan solusi agar dua orang penumpang turun dan diantar. Namun tawaran itu ditolak hingga terjadi perdebatan. Insiden nyaris adu pukul ini pun membuat Habib Umar dilaporkan petugas gabungan ke kepolisian.

Kabid Humas Polda Jatim Trunoyudo Wisnu Andiko mengakui pihak kepolisian pun sudah melakukan mediasi. Umar juga sudah memaafkan insiden tersebut.

"Kapolres Pasuruan sudah lakukan langkah komunikasi dan koordinasi, dengan hasilnya Habib Umar Abdullah Assegaf telah memaafkan secara pribadi kejadian tersebut," ujar Truno dilansir Detik pada Sabtu (23/5). "Keduanya kita harapkan dapat menahan emosi di Bulan Ramadhan ini serta pada masa menghadapi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 ini."

Selain mediasi dengan Habib Umar, Polrestabes Surabaya juga melakukan dengan pihak Satpol PP yang terlibat perseteruan. Mediasi ini diharapkan bisa menciptakan situasi aman dan kondusif tanpa pihak-pihak yang memanfaatkan insiden.

"Ada satu hal yang menjadi catatan kita setelah dengan adanya viral tersebut," lanjut Truno. "Ada beberapa pihak ketiga yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh, mendompleng, memboncengi kejadian-kejadian ini."

Soal Habib Usman yang melanggar aturan PSBB, Truno menyebut telah melakukan penindakan persuasif. Termasuk teguran lisan hingga melarang memasuki wilayah Surabaya dengan memutarbalikkan kendaraan. "Sudah dilakukan penindakan secara persuasif. Ya baik teguran lisan maupun kembali arah kendaraannya saat kejadian," tandas Truno.

Berita Habib Umar yang memaafkan petugas PSBB pun disoroti netter. Netter menganggap seharusnya Habib Umar yang meminta maaf, bukan malah memaafkan.

"Dunia sudah terbalik..yg salah justru yg memaafkan..ini semua hanya bermodalkan jubah seratus ribuan yg bisa beli ditanah abang...mirissss..." sindir salah seorang netter. "Yg ngelanggar aturan siapaaaa....yg maafin siapaaaa.....perasaan gw yg namanya habib itu pinter2 dan nurut aturan kok," sahut netter lain.

"Heh ga salah tuh. Harusnya ente yang minta maaf dong ga menghormati satpol pp tersebut yang sedang menjalankan tugas," balas netter lain. "Lucu sih tp yasudalah klo dipanjangin malah rame.. baru gt aja udh pd ngeri liat fb para provokator udh goreng trs.. semoga 22nya kedepan bsa jaga emosi," tambah netter lainnya.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts