Resahkan Masyarakat, 11 'Manusia Silver' di Tangsel Diamankan Satpol PP
Nasional
PSBB Corona

Untuk mengelabui petugas, para manusia silver tak ragu untuk bersembunyi di permukiman warga sehingga Satpol PP memerlukan tenaga ekstra untuk menangkap mereka.

WowKeren - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan mengamankan sedikitnya 11 "manusia silver" saat melakukan razia untuk penertiban umum. Para manusia silver ini dianggap meresahkan masyarakat karena meminta-minta sumbangan di jalan raya.

"Totalnya ada 18 orang yang kita amankan," kata Kepala Sesi (Kasi) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fakchry dilansir Republika, Jumat (29/5). "Yakni 11 manusia silver, dan tujuh orang lainnya gelandang dan pengemis."


Para manusia silver itu mengecat tubuh mereka dengan warna demikian dan meminta sumbangan di sejumlah wilayah. Sejumlah kawasan yang menjadi sasaran mereka untuk melakukan aksinya misalnya Alam Sutera, Bintaro, Jombang, Rempoa, Pamulang, dan Ciputat.

Tentu saja, untuk menangkap para manusia silver ini bukan pekerjaan yang mudah. Pasalnya, Satpol PP harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengejar mereka yang berusaha melarikan diri.

Untuk mengelabui petugas, para manusia silver tak ragu untuk bersembunyi di permukiman warga. "Sempat kabur dia, untung kita pelari semua," ujarnya.

Para manusia silver itu nantinya akan diserahkan ke Dinas Sosial. Mereka akan diberi pembinaan yang rencananya akan dilakukan selama tujuh hari.

"Nanti Dinsos yang akan mendalami," kata Muksin. "Kenapa mereka di sini, apa dan bagaimananya. Jadi mereka enggak boleh pulang sebelum tujuh hari (pembinaan)."

Dari pengakuan yang didapatkan, para manusia silver itu bukan orang asli Tangsel. Mereka pada umumnya adalah pendatang.

Sementara itu, razia yang dilakukan oleh Satpol PP sudah sesuai dengan arahan dari Dinas Sosial. Hal ini untuk mendukung ketertiban umum khususnya di saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Jadi ini (razia), kita lakukan berdasarkan permintaan dari Dinas Sosial," jelas Muksin. "Ya terkait dengan ketertiban umum, sebab telah meresahkan masyarakat seperti di lampu merah. Selain itu, razia digelar dalam rangka menegakkan PSBB di Tangsel."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts