Meggy Wulandari membantah tudingan yang beredar soal dirinya disebut telah melakukan eksploitasi anak. Ia lantas menceritakan fakta di balik video anak-anaknya saat makan di lantai.
- Lailatul Maghfiroh
- Senin, 31 Agustus 2020 - 21:26 WIB
WowKeren - Rumah tangga Kiwil dengan sang istri kedua yang bernama Meggy Wulandari telah berakhir. Seperti diketahui, Meggy mengajukan gugatan cerai terhadap Kiwil dan telah disahkan pengadilan pada pada 10 Agustus 2020 lalu sehingga kini mereka telah resmi bercerai.
Meggy pun menyampaikan rasa senangnya lantaran proses gugatan perceraiannya berjalan telah dikabulkan oleh hakim. Yang mana Meggy menceritakan bahwa ada usaha keras lantaran belum lama ini ia harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Duh Masya Allah, aku baru berbahagia ya, artinya keputusan cerai temen-temen sudah tahu, 10 Agustus 2020 resmi saya secara negara menjadi seorang janda tepat di bulan Juli tanggal 10," ungkap Meggy sata ditemu WowKeren di Jakarta Selatan pada Senin (31/8). "Saya 3 bulan tidak diberi nafkah lahir batin secara agama saya sudah menjadi seorang janda di bulan Juli. Kalau secara negara sih bulan Agustus."
"Besyukur sama Allah dimudahkan semuanya," tambah Meggy. "Saya berbahagia dalam keadaan kecapean saya sakit saya miris saya shock karen pada saat itu saya ada di RS karena saya sakit tipes."
Lebih lanjut, Meggy juga mengaku kecewa kala mendengar berbagai berita miring dari pihak Kiwil. Terakhir, Kiwil menuduh Meggy melakukan eksploitasi anak dengan ikut menyuruh mereka bekerja.
"Saya dengan pemberitaan ini drop, kecewa karena bagaiamana pun saya adalah ibu dari anak-anak, dia adalah bapaknya anak-anak," terang Meggy. "Saat itu terjadi saya lihat di media infotaiment itu mencemarkan nama baik saya."
Lebih lanjut, Meggy juga menceritakan soal Live videonya di Instagram beberapa hari lalu yang memperlihatkan anak-anaknya makan di lantai. Video tersebut juga dituding sebagai sarana Meggy meng-eksploitasi anaknya.
"Anak-anak makan di lantai saya nge-Live sampai pagi, yang nge-Live itu saya saya garis bawahi, saya tidak mengeksploitasi anak," ungkap Meggy. "Saya nge-Live sampai pagi, sampai jam 1 malam sama kakak saya dan admin ponakan saya anak 16 tahun yang prempuan itu."
"Saya yang ngerekap dengan kakak saya sampai pagi," tambah Meggy. "Sambil nunggu sekalian solat subuh supaya gak kesiangan, selesai itu saya tidur bangun langsung masak juga udah gak mungkin karen udah kecapean, jadi anak-anak mau makan apa ni, anak-anak aku yang 2 mau makan fried chicken yang goreng aja. Yaudah beli terus kita makan."
Meski sering kewalahan untuk mengurus anaknya sendiri, Meggy tetap bersyukur. Sehingga ia pun membagikan momen bersama anak-anaknya itu sebagai ungkapan rasa bahagianya.
"Itu kerasa banget nikmatnya, sebenernya aku nge-share kebahagiaan aku, anak-anak yang bisa aku didik mandiri, anak-anak yang biasa melihat kehidupan mamanya," pungkas Meggy. "Saya selalu memberi apreciate sama anak-anak. Nanti kalau saya abis dagang kebetulan anakku ultah, yang namanya Rifky, jadi aku kasih surprise, aku beliin kado hasil jualan anak-anak gak masalah artinya saya tidak pernah melakukan sesuatu yang menimbulkan tekanan buat anak-anak. Saya tidak memperkerjakan anak-anak di bawah umur."
(wk/lail)