Heboh Tank TNI Tabrak Gerobak PKL dan 4 Motor di Bandung, Ini Kata Kodam Siliwangi
Nasional

Video yang menampilkan tank milik TNI hilang kendali hingga akhirnya menabrak empat sepeda motor dan satu gerobak penjual gorengan di Bandung, tengah viral di media sosial.

WowKeren - Sebuah video berdurasi 20 detik yang menampilkan tank milik TNI hilang kendali hingga akhirnya menabrak empat sepeda motor dan satu gerobak penjual gorengan yang tengah berada di pinggir Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, itu tengah viral di media sosial. Insiden kecelakaan ini diawali dari datangnya satu unit tank yang bermanuver belok kiri ke arah Rajamandala.

Tank tersebut berhasil belok dengan mulus lalu tancap gas lalu berhenti beberapa meter setelah belokan. Disusul oleh tank ke dua yang juga membelok ke arah kiri. Sayangnya, tank ke dua ini terpelanting lantaran belok dalam kecepatan tinggi hingga tak bisa dikendalikan lalu menabrak jejeran motor dan gerobak.

Pengendara dan warga yang mengabadikan momen langka itu berteriak lantaran kaget melihat kendaraan berukuran besar itu menabrak motor dan gerobak hingga mengalami kerusakan parah. "Tank itu datang dari arah Saguling, kemudian belok ke arah Rajamandala. Saat belok akhirnya terpelanting dan menabrak karena tidak bisa dikendalikan," ujar Panit Lantas Polsek Cipatat Ipda Nana saat dihubungi.

Beruntung, tak ada ada korban jiwa akibat insiden tank TNI menabrak gerobak dan motor itu. "Tapi tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan materi saja yaitu motor dan gerobak," tuturnya.


Source: Twitter

Menanggapi insiden tersebut, Kodam III Siliwangi pun buka suara. "Sekarang tim sedang turun, kita masih menunggu proses penyelidikan dari POM," ujar Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf FX Sri Wellyanto di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (10/9).

Welly mengatakan penyelidikan itu guna mengetahui penyebab tank itu menabrak motor dan gerobak dagangan. Pengemudi tank juga akan dimintai keterangan. "Kita selidiki apakah itu (penyebabnya) human eror atau masalah teknis ya," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika tank tersebut ada di wilayah itu guna melaksanakan kegiatan latihan. Satuan kompi ada di kawasan itu sejak 8 September 2020. "Sedang melaksanakan latihan ST, siap tempur tingkat kompi," tandasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait