Geger Mutilasi Kalibata City, Jejak Digital Pelaku di Blog Tahun 2016 Kembali Disorot
Nasional

Nyawa RHW (33) dihabisi secara kejam oleh pasangan LAS (27) dan DAF (26), yakni dengan dimutilasi di sebuah unit Apartemen Kalibata City. Belakangan netter menyoroti jejak digital LAS.

WowKeren - Sebuah kasus pembunuhan keji yang memakan korban RHW (33) sedang menjadi bahasan panas di Indonesia. RHW ditemukan sudah dimutilasi menjadi 11 bagian di sebuah unit Apartemen Kalibata City, Jakarta pada Rabu (16/9) kemarin.

Belakangan terungkap bahwa nyawa RHW dihabisi oleh teman kencannya, LAS (27), yang rupanya sudah bekerja sama menyusun rencana keji dengan pasangannya, DAF (26). Terlibatnya LAS dan DAF ini membuat warganet pun beramai-ramai mencari jejak masa lalu mereka dan menemukan suatu fakta yang cukup mencengangkan.

Beberapa warganet menyoroti jejak digital LAS di blog pribadinya pada tahun 2016 silam. Kala itu LAS rupanya sempat menuliskan beberapa baris kata yang belakangan dikaitkan dengan pembunuhan keji ini.

Geger Mutilasi Kalibata City, Jejak Digital Pelaku di Blog Tahun 2016 Kembali Disorot

Twitter

Dalam tulisan di blog berjudul "Bangsa Viking dan Optimisme Gue", LAS mengaku menjadi korban dari sikapnya yang selama ini kelewat optimis. Kegagalan yang menurutnya terus terjadi membuat semangat hidupnya perlahan-lahan surut.


Namun kemudian LAS merasa mendapat "pencerahan" pasca menghayati syair dari bangsa Viking. Lewat kutipan itu, ia meyakini bisa kembali bangkit dan berani, yang sayangnya tampaknya dimanifestasikan dalam perbuatan yang salah.

"Seorang pengecut percaya ia akan hidup selamanya bila ia tetap bersembunyi ketika berada di medan peperangan. Namun di masa tuanya ia tidak akan merasakan kedamaian meski tombak tidak mengenainya - Havamal," tulis LAS, mengutip syair bangsa Viking.

"Menurut bangsa Viking, surga (Valhalla) adalah tempat bagi orang-orang yang menunjukkan keberanian di dunia," imbuh LAS di paragraf selanjutnya. Prinsip ini, menurut LAS, membuat bangsa Viking tak segan menunjukkan keberanian mereka.

"Sehingga meskipun bangsa iking gak mewariskan monumen, bangunan, kuil, gereja, kota, kebangsaan, kelompok etnik, dan masakan khas tertentu," tulis LAS, dilansir pada Jumat (18/9). "Mereka terkenal karena keberaniannya mengarungi samudra dengan perahu kecil yang membinasakan, menjarah, merampok, membunuh dengan kejam dan aksi lainnya mereka lakukan dengan berani."

Tulisannya inilah yang belakangan menjadi bahasan ramai netter. Kendati demikian belum ada penjelasan lebih detail dari pakar mengenai tulisan milik LAS ini.

Di sisi lain, LAS dan DAF saat ini tengah menjalani penyidikan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, perihal keinginan terakhir RHW sebelum nyawanya dihabisi pun ikut menjadi sorotan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts