Masuk Musim Hujan, Satgas COVID-19 Peringatkan Potensi Munculnya Klaster Baru
Instagram/wikuadisasmito
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat waspada akan musim penghujan yang menyebabkan banjir berisiko besar menciptakan klaster baru penyebaran COVID-19.

WowKeren - Musim hujan telah menyambangi berbagai daerah di Indonesia. Intinsitas hujan yang tinggi dapat menyebabkan bencana banjir.

Hal ini yang membuat Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat waspada. Pasalnya, bencana banjir serta tanah longsor dapat menciptakan titik-titik kumpul massa di lokasi pengungsian yang berisiko terjadi penularan virus corona.

Dokter Wiku mengungkapkan lokasi pengungsian berpotensi menjadi klaster baru COVID-19. Selain itu, faktor kebersihan lokasi pengungsian berpengaruh pada petensi timbulnya berbagai penyakit seperti demam berdarah dengue, lepra, tifus, diare dan penyakit kulit.


“Semua penyakit itu dapat menurunkan imunitas sehingga masyarakat menjadi rentan tertular COVID-19," ujar Wiku dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (24/9). "Jika tidak memungkinkan menjaga jarak, maka sebisa mungkin pemerintah setempat memastikan adanya sirkulasi udara yang baik, sinar matahari yang cukup dan memastikan kebersihan lokasi pengungsian."

Oleh karena itu, Wiku mengimbau seluruh masyarakat menjaga kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan termasuk menjaga kebersihan tempat pengungsian untuk menekan potensi penularan virus corona.

Sebelumnya diketahui, bencana banjir serta tanah longsor terjadi di Jawa Barat. Hal ini membuat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar para kepala daerah bersikap waspada.

Sudah diinstursikan agar para kepala daerah untuk posisi waspada dan menyiapkan beragam rencana antisipasi bencana hidrologis yang terukur," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam unggahan Instagramnya, Selasa (22/9) lalu. Kang Emil juga telah mengutus Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum dan BPBD Jabar untuk menyalurkan bantuan dan dukungan kepada para korban dan petugas kewilayahan yang bertugas di sana.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts