Waduh! Ambulans di Palembang Viral Dipakai Antar Seserahan
Nasional

Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan jika ambulans yang membawa seserahan itu milik klinik swasta di Palembang.

WowKeren - Jagad maya kembali dihebohkan dengan sebuah video viral. Kali ini, dalam video berdurasi 1 menit 34 detik terlihat sebuah ambulans yang membawa seserahan untuk acara pernikahan.

Dalam video itu juga terlihat jika sepanjang perjalanan, ambulans terus menghidupkan sirine. Pada bagian akhir video, terlihat dua orang yang mengenakan seragam APD lengkap turun dari ambulans. Mereka membuka ambulans yang di dalamnya berisi sejumlah seserahan.

Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan jika ambulans yang membawa seserahan itu merupakan milik salah satu klinik swasta di Palembang. Kendati demikian, ia tidak mengetahui pasti kapan peristiwa itu terjadi.


"Untuk pastinya kapan peristiwa itu terjadi saya kurang tahu," kata dia seperti dilansir Kumparan, Senin (19/10). "Tapi kemungkinan Minggu (18/10) kemarin."

Meskipun milik swasta, namun tetap saja penggunaan ambulans tersebut menyalahi aturan. Sebab, fungsi ambulans adalah untuk melayani kebutuhan medis seperti membawa pasien atau jenazah. Ia mengatakan jika pihak klinik sudah diberi teguran mengenai hal ini.

"Informasi terakhir penanggung jawab klinik sudah diberi teguran secara lisan tentang kejadian itu," lanjutnya. "Namun, secara tertulisnya dan edaran tentang penggunaan ambulans sedang dikonsep."

Dari kejadian ini, Dinkes Palembang mengingatkan agar baik instansi pemerintah maupun swasta lebih bijak dalam menggunakan ambulans. Sebab jika ambulans digunakan untuk kepentingan lain dikhawatirkan dapat terjadi kontaminasi kuman penyakit ke bahan yang dibawa.

Terlebih lagi di masa pandemi seperti sekarang ini, hal-hal semacam itu dikhawatirkan bisa membentuk kesan yang tidak serius terhadap tenaga medis. "Selain itu dapat menimbulkan kesan yang tidak serius dari masyarakat terhadap petugas kesehatan dalam menanggulangi corona yang masih menjadi wabah," katanya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts