KPK Mulai Dalami Kasus, Ada Peran Ngabalin KSP di Kasus Suap Edhy Prabowo?
Nasional

Deputi Penindakan KPK Karyoto memberikan keterangan perihal status Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin yang ikut dalam rombongan Edhy Prabowo. Berikut penjelasan lengkapnya.

WowKeren - Diketahui Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) nonaktif Edhy Prabowo dijadikan tersangka oleh KPK terkait dugaan suap izin ekspor benih lobster. Edhy sendiri diringkus pihak KPK ketika baru mendarat dari kunjungan kerja di Hawaii, Amerika Serikat, yang turut menyertakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin dalam rombongan tersebut.

Namun diketahui juga Ngabalin tak ikut ditangkap oleh para penyidik KPK. Lantas bagaimana status Ngabalin dalam kasus Edhy tersebut?

Deputi Penindakan KPK Karyoto menegaskan bahwa saat ini seluruh kasus masih dalam pemeriksaan lebih jauh. Kalau Ngabalin tidak ikut diciduk maka memang sejauh ini belum ada kaitan yang pasti dengan kasus. Kendati demikian, jika nanti ada dugaan aliran dana kepada Ngabalin, maka akan didalami lebih lanjut.

"Kalau mungkin ibarat kata seorang Ali Ngabalin diberikan sesuatu yang sifatnya oleh-oleh misalnya," jelas Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/12). "Ya, jelas itu kategorinya kan lain."


"Misalnya, nanti ada tracing aliran dana ada porsi-porsi tertentu yang masuk dan itu boleh dikatakan rutin, ya, kami wajib mempertanyakan," imbuhnya, dilansir dari Republika, Rabu (2/12). "Akan tetapi, selama ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti apakah ada ke situ atau tidak."

Terkait dengan keikutsertaan Ngabalin dalam rombongan itu, dijelaskan Karyoto, mungkin menyesuaikan dengan pekerjaannya sebagai Pembina Komite Pemangku Kepentingan dan Kebijakan Publik di KKP. "Mungkin beliau juga di situ sebagai staf atau apa penasihat di situ. Kaitannya dalam arti pekerjaan untuk semacam studi banding," terangnya.

Ngabalin sendiri sebelumnya sudah memberi pernyataan pasca heboh operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap Edhy. Bahkan dalam pernyataannya Ngabalin buka-bukaan perihal detik-detik penangkapan rombongan Edhy yang ternyata telah ditunggu oleh KPK di pintu kedatangan.

"Pak Menteri kan kooperatif banget, melihatnya dengan baik. Kemudian mendengarkan penjelasan yang disampaikan ke bapak-bapak yang datang (dari KPK)," ujar Ngabalin, dilansir dari CNN Indonesia. "Respons Pak Edhy dengan normal, tenang dan teduh. Jadi seperti itu normal kok dan bagus."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts