Wakil Gubenur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengomentari foto Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari Kemayoran. Foto yang diunggah oleh @wibisono.ari di Instagram, Rabu (17/2), itu tengah viral di media sosial.
- Nidya Putri
- Kamis, 18 Februari 2021 - 15:50 WIB
WowKeren - Sebuah foto pemandangan Gunung Gede Pangrango dengan langit cerah terlihat dari kawasan Kemayoran Jakarta Pusat, menjadi sorotan di media sosial. Pasalnya, momen dalam foto yang diambil pada Rabu (17/2) oleh akun @wibisono.ari di Instagram itu jarang terjadi. "Pemandangan Gunung Gede Pangrango di Kemayoran Jakarta Pusat Pagi ini, menandakan Kualitas udara sedang bersih Jakartans," tulisnya pada caption.
Terlihatnya Gunung Gede Pangrango menandakan kualitas udara Jakarta sedang bersih. "Sengaja lagi hunting naik motor lewat flyover Kemayoran arah Gunung Sahari. Pas di jembatan, saya berhenti," ujarnya. "Pukul 06.20 WIB sampai jam 07.00 WIB, gunung masih terlihat gagah. Jelang jam 07.30 WIB, gunung mulai hilang pelan-pelan."
Menanggapi viralnya pemandagan gunung tersebut, Wakil Gubenur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan jika kualitas udara di Ibu Kota membaik dalam beberapa hari terakhir. "Silakan dilihat datanya. (Langitnya) biru, di Jakarta kualitas udara semakin baik," kata Riza di kantor BPBD DKI, Kamis (18/2).
Riza pun berharap kualitas udara di DKI yang membaik bisa terus dipertahankan. Riza mengatakan membaiknya kualitas udara di DKI juga disebabkan karena adanya peningkatan ruang terbuka hijau dan langkah pemerintah mengendalikan emisi transportasi publik.
"Tapi sekali lagi kontribusi masyarakat jauh lebih penting," tuturnya. "Kami sudah megatur kendaraan dan lain sebagainya."
Di sisi lain, Koalisi Ibu Kota untuk Udara Bersih menilai kondisi udara yang membaik di DKI, hanya terjadi sementara. Menurut kuasa hukum penggugat polusi udara di Ibu Kota, Ayu Eza Tiara mengatakan kondisi udara membaik karena faktor cuaca. "Dengan adanya musim penghujan memang sedikit membantu kondisi buruknya kualitas udara di Jakarta," kata Ayu dalam pesan singkatnya.
Ayu mengatakan hujan yang rutin mulai mengguyur Ibu Kota dan sekitarnya membuat kabut asap dan polusi cepat jatuh ke tanah. Kondisi ini yang membuat udara membaik. "Tapi kondisi tersebut sifatnya sementara. Ketika hujannya berhenti polusi yang jatuh ke tanah ya naik lagi."
(wk/nidy)