Ini Kata Pertamina Soal Proses Ganti Rugi Lahan yang Bikin Warga Tuban Kaya Mendadak
Nasional

Menurut Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, Pertamina tak melakukan intervensi atas proses penilaian ganti rugi lahan tersebut.

WowKeren - Sejumlah warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, diketahui menjadi miliarder mendadak usai mendapat uang ganti rugi lahan untuk proyek Pertamina. Anak usaha Pertamina yang menaungi proyek tersebut, PT Kilang Pertamina Internasional, lantas buka suara soal proses pembebasan lahan itu.

Menurut Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, Pertamina tak melakukan intervensi atas proses penilaian ganti rugi lahan tersebut. Hal itu dilakukan oleh antor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang kemudian ditetapkan BPN setempat.

"KJPP ini yang melakukan penilaian terhadap lahan yang akan diambil alih tersebut," terang Ifki dilansir CNN Indonesia pada Kamis (18/2). Ifki menjelaskan bahwa pembebasan lahan tersebut telah sesuai dengan prinsip perusahaan untuk tak merugikan warga yang lahannya terdampak.

Selain memberikan uang ganti rugi, perusahaan juga memberikan edukasi kepada warga terdampak. Hal ini dilakukan agar warga bisa mengelola uang hasil ganti rugi lahan tersebut dengan baik.


Ifki pun menegaskan bahwa proses ini sudah sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2012 mengenai Pengadaan Lahan Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. "Rata-rata warga memiliki lahan yang luas. Semakin luas lahannya, otomatis semakin besar uang penggantian yang diterima," papar Ifki.

Lebih lanjut, Ifki mengungkapkan bahwa lahan sudah terbebas 99 persen dengan adanya proses tersebut. Proyek kilang minyak Tuban itu kini berada dalam tahap pengerjaan awal denga kontraktor mulai melakukan pembersihan lahan. "Tinggal sekitar 328 hektare dan pemulihan lahan abrasi (restorasi) seluas 20 hektare sudah selesai," terang Ifki.

Sebelumnya, media sosial dikejutkan oleh video warga Desa Sumurgeneng yang membeli 17 mobil baru secara bersamaan dalam sehari. Usut punya usut, warga desa tersebut kebanyakan menerima uang ganti rugi lahan dari Pertamina dan mendadak menjadi miliarder.

Menurut Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto, setidaknya ada 255 warga yang mendapat uang ganti rugi dari Pertamina. Rata-rata warga tersebut mendapat uang sekitar Rp 8 miliar.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait