PBVSI Ungkap Alasan Yakini Aprilia Manganang Sebagai Perempuan, Bakal Cabut Penghargaan Sang Atlet?
Instagram/aprilia_.manganang
Nasional

Aprilia Manganang kini telah dinyatakan sebagai laki-laki. Padahal sebelumnya Manganang dikenal sebagai salah satu atlet voli putri berprestasi di Indonesia. Lalu bagaimana nasib seluruh catatan prestasinya?

WowKeren - Serda TNI Aprilia Manganang kini telah dikonfirmasi sebagai laki-laki. Pasalnya kelainan hipospadia yang dideritanya membuat Manganang diidentifikasi sebagai perempuan sepanjang 28 tahun hidupnya.

Padahal sosok Manganang sendiri memiliki segudang prestasi sebelumnya, salah satunya dengan menjadi atlet Timnas Bola Voli Putri. Lantas apa yang membuat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) tetap meyakini Manganang sebagai perempuan selama itu?

Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan Pengurus Pusat PBVSI, Hanny Surkatty, mengungkap pihaknya berpegang pada dokumen-dokumen negara yang dimiliki Manganang. Selain itu, serangkaian tes medis juga sudah dilakukan terhadap Manganang dan tetap diakui sebagai perempuan.

"Sebelumnya, kami menempatkan Aprilia sebagai putri karena berdasarkan dokumen-dokumen negara yang sudah kami peroleh berupa KTP, Kartu Keluarga, dan paspor," beber Hanny dalam konferensi pers virtualnya, dikutip pada Jumat (12/3). Keyakinan ini bertambah mantap setelah tim medis SEA Games ikut memeriksa Manganang kala diprotes Timnas Voli Putri Filipina 2015 silam.


"Pada waktu SEA Games 2015 di Singapura, Timnas voli putri diprotes oleh tim Filipina sehingga diambil keputusan bahwa dari komite medis SEA Games memeriksa keabsahan soal jenis kelamin Aprilia," ungkap Hanny. "Setelah diperiksa oleh tim dokter di sana, yang juga ditemani oleh KONI dalam prosesnya, hasilnya Aprilia bisa bermain sebagai putri. Jadi, berdasarkan hal-hal tersebut kami yakin Aprilia adalah putri."

Lantas dengan perubahan yang kini dijalani Manganang, akankah seluruh catatan prestasi sang atlet selama ini akan dicabut? Hanny pun menegaskan bahwa hal itu tak akan dilakukan lantaran Manganang tidak secara sengaja melakukannya.

"Pada 2021 ini, setelah adanya berita bahwa April (menjalani) operasi corrective surgery, mungkin karena dunia kedokteran sekarang sudah lebih maju lagi, dapat dipastikan April adalah pria," ujar Hanny. "Kita menghormati itu dan mulai dari sekarang, April tidak bisa tampil di tim putri jika dia mau turun lagi."

"Seluruh penghargaan di Proliga dan lain-lain sebagainya tidak akan dicabut karena ini bukan kesengajaan," imbuhnya. "Ini faktor dari kelahiran dan dia sendiri pun tidak tahu bahwa diirnya sebenarnya adalah laki-laki. Sehingga kita tak akan mencabut dan itu tetap akan menjadi hak April."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait