MUI Ajak Umat Muslim Salat Gaib Setelah 53 Awak KRI Nanggala-402 Dinyatakan Gugur
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional

Panglima TNI telah menyatakan bahwa ke-53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 gugur pada Minggu (25/4). MUI mengajak seluruh umat muslim untuk turut mendoakan kepergian para awak kapal tersebut.

WowKeren - Pada Minggu (25/4) sore, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa ke-53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur dalam jumpa pers di base Lanud 1 I Gusti Ngurah Rai. Dalam keterangannya saat jumpa pers, bagian kapal KRI Nanggala-402 telah ditemukan.

Mengetahui kabar tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut menyampaikan belasungkawa terhadap 53 awak kapal KRI Nanggala-402. Anwar Abbas selaku Wakil Ketua Umum MUI mengajak para umat Muslim untuk melakukan salat gaib bagi awak kapal tersebut yang telah dinyatakan gugur.

"Oleh karena itu, bila Panglima TNI sudah menyatakan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah para awak tersebut sudah tidak bisa diselamatkan," tutur Anwar melalui keterangan tertulis kepada MNC Portal, Minggu (25/4). "Maka mari kita secara bersama-sama atau sendiri-sendiri melaksanakan salat gaib agar semua dosa mereka diampuni dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya, Amin."


Anwar menyebut bahwa kepergian ke-53 awak kapal KRI Nanggala-402 dalam keadaan terhormat. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan berdasarkan hadis riwayat muslim, para awak kapal yang gugur dikatakan meninggal dalam keadaan syahid.

"Seandainya memang mereka meninggal dalam keadaan seperti ini (tenggelam), maka mereka jelas pergi menghadap Tuhannya dalam keadaan terhormat," terang Anwar. "Karena berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh HR Muslim dikatakan 'Siapa yang mati karena tenggelam, maka dia mati dalam keadaan syahid' (HR. Muslim 1915)."

Anwar juga menyampaikan rasa bangga dan turut mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Panglima TNI dalam mengambil keputusan untuk menyelamatkan kapal KRI Nanggala-402. "Dalam menghadapi masalah ini kita melihat panglima TNI sudah mengambil langkah-langkah cepat untuk mencari, namun disayangkan sampai hari ini belum bisa ditemukan," tutup Anwar.

Sebelumnya, kapal selam milik TNI AL KRI Nanggala-402 dinyatakan telah hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4). Kapal tersebut hilang kontak saat sedang melakukan latihan torpedo.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait