Nikita Mirzani menyebut gaya berpacarannya dengan kekasih baru yang kali ini sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya. Meski lagi-lagi dengan brondong, namun Niki merasa sosok kekasihnya saat ini punya sesuatu yang membuatnya tertarik.
- Marina Larasati
- Rabu, 14 Juli 2021 - 20:26 WIB
WowKeren - Nikita Mirzani saat ini tengah menjalin hubungan dengan seorang pria yang berprofesi sebagai pengusaha. Janda tiga anak itu begitu bahagia memiliki sang kekasih di sampingnya, karena pria tersebut benar-benar tipe Nikita.
Kendati usia sang kekasih lebih muda darinya, namun Niki memuji sikap dewasa yang ia panggil "bee". "Jadi aku punya pacar, aku sebut 'bee' itu loh, si tawon itu, yang jelas bukan laki orang, muda, pengusaha," ungkap Niki, Senin (12/7).
"Kriteria banget, tinggi, tatoan, kulitnya putih, sayang sama keluarga, ya itu tipe gue banget, gue suka sama orang yang sayang sama keluarga," imbuhnya.
Biasa tertarik dengan bule, Niki mengatakan bahwa kekasih barunya saat ini berasal dari Indonesia. Niki menyebut kekasihnya itu juga menetap di Ibukota. Bahkan, perempuan yang kerap disapa Nyai ini mengaku sudah mengenalkan sang kekasih pada anak-anaknya.
"Dari Indonesia, tinggal di Indonesia, Jakarta, udah kenal ke anak Niki, udah," bebernya. "Dia lucu, dia bisa menerima segala apapun yang ada di hidupnya dia, kan itu yang terpenting."
Lantaran pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan, Niki mengaku jadi jarang bertemu dengan sang kekasih. Oleh karenanya, Niki merasa gaya pacarannya dengan pasangan yang saat ini berbeda 180 derajat dari sebelumnya. Ia lebih banyak berkomunikasi dan melepas rindu secara daring.
"Sekarang kan nggak bisa ketemu, jadi tahunya sebatas sering ngobrol, pacaran gue kali ini syari, sesuai anjuran agama Islam, tidak pegang-pegangan, hanya berbincang lewat telepon," ungkap Niki. "Ta'aruf, ta'aruf (berkenalan)."
Saat disinggung soal kemungkinan menikah dalam waktu dekat, Niki tak berani menjamin hal tersebut. Meski sudah bertemu dengan kedua orangtua sang pria, Niki mengaku masih butuh waktu untuk lebih mengenal lebih dalam.
"Untuk menjadi imam yang baik terus terang gue belum tahu, kita kapan tahu ya ketika kita intens bertemu," pungkasnya. "Nggak deh, gue masih pacaran dulu, ya ta'aruf kan bukan pacaran, (tapi) perkenalan."
(wk/lara)