Windy Cantika Berpeluang 'Naik Kelas' Terima Medali Perak Usai Dugaan Doping Atlet Tiongkok
Instagram/timindonesiaofficial
Nasional
Olimpiade Tokyo

Windy Cantika Aisah yang menyumbangkan medali pertama di Olimpiade Tokyo untuk Indonesia berpeluang 'naik kelas' sebagai juara 2 setelah ada dugaan pemakaian doping atlet Tiongkok.

WowKeren - Atlet angkat beban Windy Cantika Aisah menjadi yang pertama kali menyumbangkan medali untuk Indonesia. Di Olimpiade Tokyo, atlet berusia 19 tahun itu berhasil menyabet medali perunggu. sedangkan juara satu dan dua berturut-turut diraih oleh atlet Tiongkok dan India.

Namun belakangan muncul spekulasi Windy bisa meraih medali perak. Pasalnya peraih medali emas angkat besi kelas 49 kilogram alias nomor yang diikuti Windy, Hou Zhihui, saat ini tengah dalam pemeriksaan terkait dugaan menggunakan doping.

Sebagai informasi, semua atlet peraih medali wajib melakukan pengambilan sampel urine untuk dilihat ada penggunaan doping atau tidak. Dan diwartakan kantor berita ANI yang dikutip CNN Indonesia, konon ada indikasi penggunaan doping di sampel urine Zhihui.

Kabar ini pun turut ditanggapi oleh Pelatih Angkat Besi Indonesia, Dirja Wiharja. "Yang berita sekarang itu hasil dari sampel A dan harus dilanjutkan ke pemeriksaan sampel B. Kalau di sampel A dibuka ada indikasi, sampel B diperiksa lagi," papar Dirja kepada CNN Indonesia, Rabu (28/7).


"Kalau benar sama hasilnya positif (doping) nanti akan ada pengumuman resmi panitia penyelenggara Olimpiade," imbuh Dirja. "2-3 hari kemudian."

Dirja mengabarkan bahwa sampel yang bersangkutan masih diperiksa lebih jauh. "Apa benar doping, apa kandungannya besar, membahayakan atau tidak. Kita tunggu pengumuman resmi saja," katanya.

Windy sebelumnya dikabarkan meraih medali perunggu dengan total angkatan 194 kilogram. Sebanyak 110 kilogram Windy dapatkan di nomor clean and jerk, sementara 84 kilogram dari kategori snatch.

Sementara Zhihui meraih medali emas dengan total angkatan 210 kilogram. Angka ini sekaligus menjadi rekor dunia untuk kelas 49 kilogram dan mengalahkan wakil India, Mirabai Chanu dengan total angkatan 202 kilogram.

Bila Zhihui nanti terbukti positif memakai doping, maka medali emasnya akan dicabut. Chanu akan naik menjadi peraih medali emas, Windy medali perak, sedangkan perwakilan Taiwan, Wan Ling Fang akan mendapat medali perunggu.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts