Pemerintah Wacanakan Vaksinasi COVID-19 Keempat, Dosis Booster Ketiga Kurang Efektif?
sehatnegeriku.kemkes.go.id
Nasional

Saat ini pemerintah telah menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster. Namun muncul kabar bahwa pemerintah berencana untuk melakukan booster keempat.

WowKeren - Pemerintah Indonesia terus berupaya dalam melawan pandemi COVID-19. Hal ini dapat dilihat dari sejumlah kebijakan yang telah diterapkan, mulai dari pembatasan kegiatan hingga vaksinasi COVID-19.

Mengenai vaksinasi COVID-19, pemerintah saat ini juga tengah fokus untuk mempercepat pelaksanaan penyuntikan vaksin dosis ketiga atau booster. Namun kini muncul kabar bahwa pemerintah akan berencana untuk melakukan penyuntikan vaksin COVID-19 dosis keempat.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa ada peluang Indonesia bakal memberlakukan program vaksinasi COVID-19 lanjutan atau booster keempat, apabila studi analisis di masa yang akan datang menunjukkan bukti yang empiris.

Meski demikian, Dante mengatakan bahwa kebijakan penyuntikan vaksin COVID-19 dosis keempat itu tidak akan diberlakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan program vaksinasi primer dosis satu dan dua yang dijadwalkan bisa selesai pada Juni mendatang, serta paralel melakukan program vaksinasi booster suntikan ketiga.


"Kalau nanti diperlukan dengan studi yang terus kita evaluasi ternyata kita butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat itu perlu dilakukan," tutur Dante dalam sebuah acara yang diselenggarakan secara daring, dilihat pada Rabu (23/2). "Tetapi sekarang yang mesti kita kejar adalah bahwa kita mesti melakukan equal policy."

Selanjutnya, Dante mengingatkan kepada masyarakat bahwa masih terdapat sejumlah warga yang belum menerima vaksin dosis kedua bahkan dosis pertama. Sementara itu, capaian vaksinasi per Rabu (23/2), pukul 12.00 WIB, sebanyak 190.092.902 orang telah menerima suntikan dosis pertama. Kemudian, 141.806.330 orang telah menerima suntikan dua dosis vaksin.

Dengan begitu, artinya bahwa target vaksinasi COVID-19 pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang, sudah mencapai 91,27 persen dari sasaran yang telah menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan untuk target dari sasaran yang menerima dua dosis adalah 68,09 persen.

Lebih lanjut, Dante menuturkan bahwa program booster diberikan dengan tujuan proteksi tambahan usai hasil studi menunjukkan bahwa selama masa 3-6 bulan pascamenerima vaksinasi primer, proteksi yang didapatkan warga menurun. "Kemudian kita evaluasi dengan uji klinik, epidemiologi, (apakah) kita memerlukan booster keempat," terang Dante.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait