Syarat Booster Mudik Diklaim Tingkatkan Minat Masyarakat Lakukan Vaksinasi COVID-19
Unsplash/Mufid Majnun
Nasional

Adapun peningkatan minat vaksinasi COVID-19 itu terjadi di Kota Surabaya. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menyatakan bahwa masyarakat yang telah divaksinasi COVID-19 penuh dan penerima booster bisa melakukan mudik Lebaran tahun 2022 ini. Namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan ketentuan booster sebagai syarat mudik belum ditetapkan.

Namun isu booster sebagai syarat mudik itu pun telah menyebar ke publik. Bahkan hal ini diklaim meningkatkan minat vaksinasi COVID-19 booster di Kota Surabaya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa berdasarkan monitoring di 63 Puskesmas, jumlah peserta yang hadir melebihi kuota yang ditetapkan.

Dengan begitu, kata Nanik, dapat disimpulkan bahwa peminat vaksinasi booster memang meningkat. Menurutnya, Dinkes Surabaya mencatat capaian vaksinasi booster di Kota Pahlawan tersebut hingga 28 Maret 2022 mencapai 95.506 sasaran atau 50,72 persen dari target untuk lansia.

Sementara untuk capaian booster untuk non lansia, Nanik mengungkapkan mencapai sebanyak 430.316 atau 62,53 persen. "Jumlah tersebut dari total sasaran non lansia siap vaksin dengan interval lebih dari 3 bulan, sebanyak 688.133 orang," ujar Nanik dalam keterangannya, Rabu (30/3).


Lebih lanjut, Nanik memastikan bahwa stok vaksin COVID-19 di 63 Puskesmas aman. Sementara untuk jadwal pelaksanaan vaksinasi COVID-19, telah ditentukan oleh masing-masing Puskesmas.

Terkait dengan pemenuhan kebutuhan vaksin booster tambahan, Nanik mengatakan masih terus diusulkan kepada provinsi sesuai dengan ketersediaan logistik di tingkat provinsi. Menurutnya, Dinkes Surabaya sejauh ini telah memfasilitasi layanan vaksinasi booster.

Nanik mengungkapkan bahwa vaksinasi di Surabaya juga terus digencarkan setelah pemerintah pusat memberikan syarat vaksinasi booster untuk mudik Lebaran tahun ini. Dalam hal ini, ia menilai juga ada andil dari aplikasi PeduliLindungi.

"Meningkatnya peminat vaksin booster saat ini salah satunya dikarenakan sudah terbukanya atau ter-generate pada sistem aplikasi PeduliLindungi, e-ticket dosis ketiga bagi masyarakat umum 18 tahun ke atas dengan interval minimal 3 bulan," papar Nanik.

Nanik menuturkan bahwa jenis vaksin COVID-19 yang disediakan di 63 Puskesmas Surabaya untuk booster adalah Sinovac dan AstraZeneca. Dengan meningkatnya minat masyarakat dalam vaksinasi diharapkan bisa membawa Indonesia segera beralih ke endemi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait