Pihak kepolisian turut menangkap pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja. Ia ditangkap di wilayah Bandar Lampung pada Selasa (7/6) sekitar pukul 06.00 WIB.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 07 Juni 2022 - 09:51 WIB
WowKeren - Konvoi motor "Kebangkitan Khilafah" yang digelar kelompok Khilafatul Muslimin sempat menghebohkan media sosial. Polda Jawa Tengah lantas telah menetapkan pimpinan cabang dan dua pimpinan ranting Khilafatul Muslimin di Brebes sebagai tersangka terkait konvoi tersebut.
Belakangan, pihak kepolisian turut menangkap pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja. Ia ditangkap di wilayah Bandar Lampung pada Selasa (7/6) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Saat ditangkap tidak ada perlawanan dan setelah penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin langsung dibawa ke Polresta Bandar Lampung untuk pemeriksaan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.
Menurut Hengki, penangkapan ini dilakukan lantaran ormas tersebut mengembangkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila dan juga menyebarkan berita bohong. "Dari penyelidikan ini kami temukan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh ormas ini sangat bertentangan dengan Pancasila," jelas Hengki.
Ormas itu disebut memiliki situs web dan kanal YouTube yang berisi video-video ceramah serta buletin yang diterbitkan setiap bulan. Berdasarkan analisis dari keterangan ahli, baik ahli literasi Islam dan ideologi Islam hingga ahli pidana dari Kemenkumham, hal itu merupakan delik perbuatan melawan hukum terhadap UU Ormas.
"Yang perlu kami tekankan yang pertama adalah apa yang disampaikan oleh mereka selama ini bahwa mereka mendukung NKRI dan Pancasila dalam faktanya kegiatan ini justru berseberangan," paparnya. "Kemudian yang kedua penindakan kami tidak semata-mata bukan orangnya saja tetapi organisasinya."
Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) RI masih menyelidiki konvoi motor "Kebangkitan Khilafah". Menurut Direktur Pencegahan BNPT RI, Brigjen Ahmad Nurwakhid, ormas Khilafatul Muslimin yang dipimpin oleh Baraja itu telah berdiri sejak tahun 1997.
"Disiarkan tahun 1997, oleh Abdul Kadir Hasan Baraja itu di Lampung," ungkap Nurwakhid kepada merdeka.com, Sabtu (4/6). "Termasuk yang bersangkutan pernah di tahun 1970, mendirikan Darul Islam di Lampung juga. Darul Islam itu ya NII itu. Darul Islam itu kan Negara Islam Indonesia. Bahasa arabnya Darul Islam, itu Baraja pernah mendirikan itu juga."
(wk/Bert)