Menurut Dinas Pemadam Kebakaran atau Damkar Solo, kebakaran di Gedung A Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS Solo tersebut terjadi diduga karena hubungan pendek arus listrik alias korsleting.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 07 Juli 2022 - 19:52 WIB
WowKeren - Salah satu ruang kompleks di Gedung A Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dilaporkan mengalami kebakaran pada Kamis (9/7). Akibat insiden tersebut, dua orang mengalami luka-luka.
Kedua korban luka diketahui sama-sama merupakan asisten dosen alias asdos. Satu orang mengalami luka berat, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Menurut Dinas Pemadam Kebakaran atau Damkar Solo, kebakaran tersebut terjadi diduga karena hubungan pendek arus listrik alias korsleting. "Dugaan asal api ada hubungan arus pendek di ruang komputer," demikian keterangan Damkar Solo di akun Instagram-nya.
Adapun proses pemadapan api berlangsung selama sekitar satu jam. Mulai dari pukul 08.15 WIB hingga 09.30 WIB. Tujuh mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mematikan api di lokasi.
Pada Kamis sore ini, puing-puing di bagian dalam ataupun luar ruangan tampak sudah dibersihkan. Namun dinding-dinding ruangan di lantai satu Gedung A tampak gosong.
Orang-orang yang berada di Gedung A FKIP UNS Solo pada saat kejadian sempat panik karena hendak menyelamatkan diri. Meski begitu, aktivitas di lokasi tersebut kini sudah kembali normal.
"Tadi kejadian sekitar 08.30 WIB. Lokasi di Gedung A, dulu kantor dekanat. Sekarang dipakai ruang kelas dan lain-lain," kata Deputi Humas UNS Deddy Whinata kepada detikJateng. "Kebetulan ada acara di situ, mereka segera keluar. Api sebenarnya dari lantai satu, terus menjalar ke lantai atas."
Sementara itu, Dekan FKIP UNS Mardiyana mengungkapkan bahwa sejumlah orang yang ada di lokasi kebakaran sempat menjebol teralis jendela. Pasalnya, asap masuk hingga ke lantai dua.
"Saya datang ke sini sudah mulai ada api. Tapi kurang dari satu jam sudah teratasi," papar Mardiyana. "Tapi di atas (ada pengawas tes PPG) dan asap sudah di atas. Ada yang membuka teralis. Tapi, Alhamdulillah tadi sudah keluar semua."
(wk/Bert)