Sempat Geger, Polri-TNI Kawal Warga Aceh Singkil Pulang dari Pengungsian
Nasional

Kondisi sudah kondusif, POLRI dan TNI mengawal warga Aceh Singkil pulang ke rumah masing-masing.

WowKeren - Beberapa hari yang lalu, warga sempat dibuat resah oleh bentrokan yang terjadi di daerah Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Tak pelak, hal tersebut membuat sejumlah warga merasa resah dan memutuskan untuk mengungsi. Sejumlah 4.409 orang mengungsi di dua wilayah, Tapanuli Tengah dan Pakpak Barat.

Beberapa hari telah berlalu sejak bentrokan tersebut. Dirasa kondisi sudah kembali aman, Pemerintah Daerah Aceh Singkil mulai menghimbau warganya untuk kembali ke rumah masing-masing.

Demi menjaga dan memberikan rasa aman, pemulangan warga tersebut juga dikawal langsung oleh anggota Polri dan TNI. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Suharsono mengungkap, mulai hari ini para pengungsi akan dipulangkan secara berangsur-angsur.

"Yang dilakukan Pemda Aceh Singkil saat ini secara berangsur lagi mengupayakan kembalinya pengungsi," ujar Suharsono. "Kalau warga merasa ragu-ragu, aparat Polri dan TNI siap mengawal sampai ke tempatnya."


Berdasarkan penuturan beberapa warga mereka memutuskan untuk melarikan diri setelah mendengar ada beberapa kelompok yang mengejar mereka. Oleh karena itulah mereka berusha menyelamatkan diri dengan mengungsi ke Tapanuli Tengah dan Pakpak Barat.

Sementara itu, kerusuhan di Aceh Singkil ini terjadi karena sekelompok masyarakat berusaha membakar sebuah gereja. Dalam bentrokan tersebut, satu orang dikabarkan tewas, 4 lainnya mengalami luka-luka termasuk satu anggota TNI dan satu rumah ibadah rusak berat.

Hingga saat ini Polisi telah menetapkan 8 orang tersangka kasus pembakaran dan bentrokan di Aceh Singkil tersebut. Tiga diantaranya kini mendekam di tahanan Polres Aceh Singkil.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait