Kenang Mendiang Sang Ayah, Janet Jackson Bagikan Foto Masa Kecil
Getty Images
Selebriti

Dengan unggahan ini, Janet menjadi anggota keluarga Jackson terakhir yang membagikan kenangan serta persembahan khusus atas kepergian sang ayah.

WowKeren - Prosesi pemakaman musisi legendaris Joe Jackson telah digelar sejak Senin (2/7) lalu. Joe dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park di Glendale, pemakaman yang sama seperti putranya, Michael Jackson. Upacara dilangsungkan tertutup dan dihadiri rekan serta kerabat dekat sang maestro.

Selang beberapa hari setelah sang ayah dimakamkan, Janet Jackson pun membagikan ungkapan cintanya pada Joe. Setelah bungkam pasca kabar kematian ayahnya merebak, akhirnya pelantun "Black Cat" ini mengunggah foto kenangan masa kecilnya bersama Joe melalui akun Instagram miliknya.

Dalam foto bernuansa hitam putih tersebut, Janet kecil terlihat duduk di pangkuan sang ayah. Tak memberikan keterangan apapun, Janet hanya membubuhkan emoji berbentuk hati untuk mengungkapkan rasa cintanya. Janet sendiri menjadi anggota keluarga Jackson terakhir yang membagikan kenangan serta persembahan khusus atas kepergian Joe.

💜


A post shared by Janet Jackson (@janetjackson) on

Joe Jackson sendiri meninggal dunia pada 27 Juni lalu dalam usia 89 tahun setelah berjuang melawan kanker. Ia memang diketahui telah mengidap kanker selama bertahun-tahun. Selain kanker, Joe juga disebut menderita demensia dan kesulitan penglihatan akibat strok yang sempat ia alami pada tahun 2015 silam.

Peran Joe dalam keluarganya selain sebagai ayah adalah juga menjadi manajer bagi putranya, Jackie, Tito, dan Jermaine yang ia bentuk sebagai sebuah trio pada awal 1960-an. Trio tersebut kemudian berkembang menjadi The Jackson 5 dengan tambahan personel dari Marlon dan Michael. Mereka pun menandatangani kontrak dengan Motown Records pada 1969 dan mulai menjadi bintang dunia.

Kepergiaan pendiri The Jackson 5 tersebut sekaligus melepas gelarnya sebagai pemegang kekuasaan dari keluarga musik paling terkenal dalam sejarah modern. Akan tetapi, meski memiliki pengaruh yang besar akan kesuksesan anak-anaknya, Joe juga dilaporkan melakukan kekerasan kepada mereka demi menjadi musisi kelas dunia. Namun pasca kematian sang maestro, ia dikenang oleh anak-anak dan cucu-cucunya karena kekuatan dan warisan musik yang ia tinggalkan.

(wk/luth)

You can share this post!