Kapolri Minta Jokowi Naikkan Tunjangan 100 Persen, Istana: Normal-Normal Saja
Nasional

Dalam pidato sambutannya di HUT ke-73 Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap agar Jokowi dapat menaikkan tunjangannya sampai 100% di periode pemerintahannya yang ke-2.

WowKeren - Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo atas naiknya tunjangan kinerja Polri dan TNI sebesar 70% tahun ini. Tito menyebut kenaikan tunjangan itu bermanfaat bagi kesejahteraan para anggota di lapangan.

Hal itu disampaikan Tito dalam pidato sambutannya di HUT ke-73 Bhayangkara di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/7). Dalam pidatonya, Tito juga menyampaikan harapan agar kenaikan tunjangan Polri bisa naik 100% dalam era pemerintahan Jokowi yang ke-2.


"Tersimpan harapan kepada Bapak Presiden kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan lima tahun ke depan Insya Allah dapat meningkat jadi 100 persen," tutur Tito di hadapan Jokowi. Selain itu, Tito juga berjanji akan menjaga stabilitas negara pasca pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Menanggapi harapan Tito, pihak Istana pun buka suara. Deputi V Kantor Staf Presiden, Jaleswari Pramodhawardani, menilai harapan Tito kepada era pemerintahan ke-2 Jokowi itu wajar saja. Pasalnya, Jaleswari menilai tugas TNI dan Polri tidaklah mudah.

"Saya rasa usulan-usulan semacam itu kan normal-normal saja," tutur Jaleswari di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (11/7). "Peneliti pun pasti akan mengajukan hal-hal semacam itu, karena kerumitan atau proses bekerja yang mungkin membutuhkan kesejahteraan yang diinginkan."

Menurut Jaleswari, peningkatan tunjangan tersebut perlu dibicarakan terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan. Pasalnya, sejumlah pertimbangan untuk mengakomodasi kenaikan tunjangan tersebut diperlukan.

"Apakah penambahan itu dilakukan dalam waktu dekat, apakah bertahap, dan lain-lain," jelas Jaleswari. "Kami masih butuh pertimbangan itu."

Di sisi lain, dalam upacara Perayaan HUT ke-73 Bhayangkara, Tito juga memamerkan hasil perbaikan institusi Polri dalam 3 tahun masa kepemimpinannya. Tito menyebut perbaikan itu dilaksanakan lewat program Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter).

Program tersebut dititikberatkan pada 3 kebijakan utama, yakni peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media. "Tiga tahun implementasi program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik," terang Tito.

You can share this post!

Related Posts
Loading...