PDIP Minta Jatah Kursi Menteri Terbanyak ke Jokowi, Golkar 'Sadar Diri'
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, sadar diri tentang perolehan suara partainya yang tak sebesar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan tak minta jatah Menteri terbanyak.

WowKeren - Partai Golkar rupanya sadar diri tentang perolehan suaranya yang tak sebesar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Oleh sebab itu, Golkar tak meminta jatah kursi Menteri terbanyak dalam Kabinet 2019-2024 pada Joko Widodo seperti yang dilakukan oleh PDIP.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, menanggapi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta jatah kursi Menteri terbanyak. "Golkar kan di bawah PDIP (suara). Kita tidak minta yang terbanyak," tutur Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Minggu (11/8).


Namun, Airlangga juga enggan menyebut jumlah kursi Menteri yang diinginkan oleh Golkar. Ia hanya menyebut bahwa pihaknya akan menghormati hak prerogatif Jokowi dalam menentukan jumlah kursi Menteri tersebut.

"Kita sediakan kader sesuai dengan permintaan," jelas Airlangga. "Dan menghormati hak prerogatif Pak Presiden."

Sementara itu, soal Megawati yang meminta jatah kursi Menteri terbanyak pada Jokowi di hadapan publik, Airlangga menilai itu hanyalah gaya komunikasi politik belaka. "Namanya gaya komunikasi. Enggak ada yang mendesak," ujar Airlangga.

Sebelumnya, permintaan tersebut disampaikan Megawati kala membuka Kongres V PDIP di Sanur, Bali, pada Kamis (8/8) pekan lalu. Megawati menyebut syarat masuknya PDIP dalam kabinet pemerintahan kedua Jokowi adalah harus mendapat jatah terbanyak kursi Menteri.

"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," ujar Megawati. "Jangan ya, kalau nanti Ibu Mega saya kira karena PDIP sudah banyak pemenangan sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat ya. Emoh, tidak mau, tidak mau, tidak mau."

Jokowi sendiri langsung menanggapi permintaan Megawati dalam kesempatan tersebut. Mantan Wali Kota Solo tersebut menjamin bahwa PDIP akan mendapatkan jatah kursi terbanyak di kementerian nanti.

"Mengenai menteri. Tadi Bu Mega kan menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat)," jawab Jokowi. "Yang jelas, PDIP pasti yang terbanyak. Itu jaminan saya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...