Ustaz Abdul Somad Ditolak UGM, Ketua BEM Langsung Berikan Kritik
Nasional
UGM Tolak Ustaz Abdul Somad

Ketua BEM UGM, M Atiatul Muqtadir, mengkritik keras alasan yang dikemukakan instansinya untuk menolak Ustaz Abdul Somad. Ia pun menyayangkan sikap UGM yang seolah menutup ruang kebebasan akademik.

WowKeren - Baru-baru ini nama Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali menjadi pembicaraan nasional. Pasalnya sang ustaz baru saja ditolak oleh Universitas Gadjah Mada.

Untuk diketahui, sedianya sang ustaz memberikan kuliah umum di Ruang Utama Masjid Kampus UGM pada Sabtu (12/10). Namun pada Rabu (9/10) lalu UGM memutuskan untuk membatalkan kuliah umumnya.

Menurut UGM, hal ini dilakukan demi menjaga keselarasan kegiatan akademik dan nonakademik dengan jati diri kampus. "Hal tersebut (pembatalan kuliah umum Abdul Somad) dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan nonakademik dengan jati diri UGM," ujar Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani.

Sikap UGM ini pun menuai beragam reaksi dari masyarakat, kendati lebih banyak yang merespons negatif. Salah satunya adalah Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, M Atiatul Muqtadir. Lewat cuitannya pada Kamis (10/10) pagi, mahasiswa yang akrab dipanggil Fathur ini terang-terangan mengkritik sikap instansinya.

"Semalam saya sempatkan silaturrahim ke takmir maskam untuk mendengar secara langsung bagaimana pertimbangan, persiapan, hingga perdebatan dalam mengundang ustadz Abdul Somad," tulis Fathur. "Beberapa catatan penting dari cerita kawan-kawan takmir maskam rasanya perlu saya sampaikan agar kita dapat menilai secara objektif."


Menurut Fathur, pihak panitia sudah melayangkan undangan kepada UAS sejak tiga minggu lalu. Bersama undangan tersebut disertakan pula Term of References untuk mengatur poin-poin yang sekiranya disampaikan UAS kala kuliah umum berlangsung.

TOR tersebut, jelas Fathur, sudah disesuaikan dengan tema akademik yang diinginkan takmir. Apabila UAS tak berkenan dengan TOR tersebut maka sang ustaz tak akan dipaksakan menjadi pembicara.

Bahkan, demi meminimalisir friksi yang mungkin terjadi, pihak takmir berinisiatif untuk tak membuat baliho. Takmir pun, jelas Fathur, mengaku telah berusaha mengakomodasi semua golongan sebelum memilih pembicara.

Oleh karena itu, Fathur pun mengaku penolakan UGM terhadap sang ustaz. Terlebih menurutnya alasan yang dikemukakan UGM dinilai merendahkan civitas akademika universitas.

Ustaz Abdul Somad Ditolak UGM, Ketua BEM Langsung Berikan Kritik

Twitter

Di sisi lain, tak hanya masyarakat awam yang memberikan respons negatif atas sikap UGM ini. Diketahui sejumlah tokoh politik ikut memberikan komentar pedas mereka, seperti dari Gerindra, PKS, dan Demokrat.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts