Kisah FPI Bangun Posko Banjir Jakarta Berdampingan Dengan Gereja
Nasional
Banjir Jakarta 2020

Posko FPI dibangun sehari setelah hujan deras mengguyur Ibu Kota pada Selasa (31/12) kemarin. Salah satunya berada di kawasan Wijaya, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

WowKeren - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya membuat banyak warga terpaksa mengungsi. Front Pembela Islam (FPI) pun turut menyediakan posko bantuan untuk para korban banjir di Jakarta Selatan.

Posko FPI tersebut dibangun sehari setelah hujan deras mengguyur Ibu Kota pada Selasa (31/12) kemarin. Salah satunya berada di kawasan Wijaya, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Lokasi posko FPI tersebut tak jauh dari halte Wijaya I dan berjarak sekitar 300 meter dari titik banjir. Dilansir CNN Indonesia, dalam posko FPI tersebut terdapat 1 meja untuk tempat kompor dan beberapa kardus mie instan serta minuman dari donatur.

Di bagian depannya, terdapat spanduk yang bertuliskan "Posko Siaga Bencana Relawan Kemanusiaan". Spanduk tersebut juga dilengkapi dengan lambang dan tulisan FPI serta sejumlah sayap organisasi seperti Laskar Pembela Islam (LPI), Mujahidah Pembela Islam (MPI), dan Badan Anti Teror.

Menurut Ketua MPI Jakarta Selatan, Mega, pihaknya memang tidak terlalu sibuk lantaran jumlah korban banjir sudah berkurang. Warga juga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing karena banjir mulai surut.

"Jadi kita pasti langsung sediakan posko bantuan," terang Mega. "Untuk waktunya itu tergantung situasi, kalau dikira sudah aman ya selesai tugas kita."

Posko FPI ini dibangun sekitar 500 meter dari posko banjir lain di Gereja Santapan Rohani Indonesia. Halaman gereja digunakan sebagai pusat pendataan serta dapur umum. Sedangkan lantai bawah gereja digunakan sebagai tempat pengungsian.

Menurut Lurah Petogogan, Sarwanto, ada sekitar 154 warga yang mengungsi di gereja hingga Kamis (2/1) siang. Namun sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing pada Kamis sore.

Tak hanya di gereja dan juga tempat milik FPI, posko pengungsian juga disediakan di Masjid Nurul Hidayah dan kantor kelurahan. Sarwanto lantas memastikan bahwa seluruh warganya yang terdampak banjir telah mendapatkan bantuan.

"Sudah banyak bantuan, lebih dari cukup. Ada dari warga, dari Wakapolri, dari Polres Jaksel, semua ada menumpuk gitu," pungkas Sarwanto. "Nanti kita bagikan."

You can share this post!

Related Posts