Targetkan Pandemi Corona Mereda Juli, Risma Kebut Tes Swab Massal di Surabaya
Reuters/Ajeng Dinar Ulfiana
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Tingginya laju penularan virus corona di Surabaya disebut-sebut akan menjadikan kota ini Wuhan "kedua". Wali Kota Risma positif untuk bisa menekan kasus COVID-19 di kota ini.

WowKeren - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menargetkan agar pada Juli nanti pandemi virus corona (COVID-19) di Surabaya sudah mereda. Untuk itu saat ini pun ia mengaku tengah berkejaran dengan waktu untuk secepat mungkin menurunkan jumlah kasus positif di Surabaya yang menjadi sorotan.

Tingginya penambahan kasus di Kota Pahlawan bahkan disebut-sebut akan menyamai Wuhan mengingat laju penularan yang amat tinggi. Meski demikian, Risma optimis jika Surabaya mampu melewati ini semua dengan usaha yang gigih. Oleh sebab itu, Risma ingin agar tes swab segera dikebut.


"Insyaallah kita bisa. Makanya saya usahakan. Karena Asrama Haji ini Juni mau dipakai (kegiatan haji), itu kalau saya hitung jadwalnya. Makanya harus cepat," kata Risma di DPRD Surabaya, Kamis (28/5). "Karena kalau gini ya, apapun ya, dia sakit atau tidak sakit dia harus (karantina) 14 hari. Nggak bisa keluar dari situ, makanya saya sudah hitung gitu, kalau ini swab terlambat, artinya saya mundur lagi waktunya."

Risma berharap agar kasus corona segera mereda di Surabaya. Meski demikian, ia tetap melakukan langkah antisipasi dengan menyediakan RS isolasi selain di Asrama Haji.

"Saya juga menyiapkan selain Asrama Haji, tapi nanti masih rahasia nanti kalau sudah (pasti)," ujar Risma. "Saya ngomong dibantu doa ya, mudah-mudahan yang sini (tempat isolasi baru) tidak ditempati gitu. Karena saya khawatir kalau Asrama Haji ini digunakan, kita juga harus pergi gitu lo."

Oleh sebab itu, Risma berupaya agar tes swab bisa disegerakan. "Jadi saya berharap 14 hari ini, makanya swab-nya saya majukan, kalau ini nanti swab negatif , kemudian 14 hari mau kita swab lagi kalau negatif maka dia keluar di Asrama Haji," katanya.

Untuk mewujudkan targetnya itu, Risma telah meminjam mobil lab dari BNPB dan juga satu mobil PCR dari BIN. Dia berharap lima hari ini selesai untuk menuntaskan tes swab yang tersisa seribuan orang.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts