BREAKING NEWS: Tembus 80 Ribu Kasus COVID-19, Angka Kesembuhan ‘Meroket’
Reuters/Willy Kurniawan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kasus virus corona di Indonesia telah menembus 80 ribu kasus pada Rabu (15/7). Pemerintah turut merilis angka kesembuhan pasien COVID-19 yang kembali melesat tajam.

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus corona di Tanah Air. Hingga Rabu (15/7), Indonesia telah mencatatkan lebih dari 80 ribu kasus COVID-19.

Tercatat adanya penambahan 1.522 kasus virus corona di Tanah Air pada hari ini. Berdasarkan data covid19.go.id, Indonesia kini telah memiliki 80.094 kasus infeksi COVID-19.


Peta Sebaran Corona

covid19.go.id

”Tambahan yang kita dapatkan adalah 1.522 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (15/7). “Sehingga saat ini totalnya menjadi 80.094 orang.”

Penambahan Kasus

covid19.go.id

Dari jumlah tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mendata ada 3.797 pasien yang dinyatakan meninggal dunia, dimana hari ini bertambah 87 orang. Sedangkan total angka kesembuhan di Indonesia pada hari ini mengalami lonjakan yang cukup tajam dari hari sebelumnya yang berjumlah 755 orang.

Grafik Gabungan

covid19.go.id

Pada hari ini, tercatat ada 1.414 pasien yang dinyatakan bebas dari virus corona atau 48,8 persen dari keseluruhan kasus. Tambahan tersebut membuat Indonesia kini mencatatkan 39.050 orang yang sembuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Sementara itu, pemerintah juga merilis data pasien yang masih menjalani perawatan. Dilaporkan ada 37.247 orang yang masih menjalani isolasi maupun perawatan infeksi virus corona. Jumlah ini mencapai 46,5 persen dari keseluruhan kasus.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 33.504 orang Kemudian untuk pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 13.438 orang. Data-data tambahan tersebut dikumpulkan oleh Gugus Tugas COVID-19 selama 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB siang.

Yurianto juga turut menyampaikan jika Jawa Timur masih memimpin sebagai wilayah penyumbang kasus COVID-19 terbesar di Indonesia. Jatim memiliki 17.230 kasus atau sebesar 21,9 persen dari seluruh kasus di Tanah Air.

Posisi tersebut diikuti DKI Jakarta yang mencatatkan total 15.064 orang terinfeksi virus corona atau 19,2 persen. Disusul provinsi Sulawesi Selatan dengan 7.294 kasus atau sebesar 7,2 persen.

Yurianto lantas kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Menurutnya, penularan masih terjadi karena ada kalangan yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

Protokol yang wajib dipatuhi masyarakat Tanah Air adalah dengan disiplin mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan. Hal tersebut dinilai Yurianto dapat membuat laju penyebaran virus corona menjadi terkendali jika dilakukan dengan disiplin.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts