Hasil SBMPTN Sudah Diumumkan, LTMPT Ungkap 23,87 Persen Peserta Lulus
Nasional

LTMPT mengumumkan hasil UTBK SBMPTN 2020 pada Jumat (14/8) hari ini, tepatnya pukul 15.00 WIB tadi. Terungkap tingkat kelulusannya mencapai 23,87 persen, seperti penjelasan berikut.

WowKeren - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akhirnya mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 pada Jumat (14/8) pukul 15.00 WIB. Bisa diakses di beberapa laman, hasilnya pun langsung diserbu oleh 600 ribu lebih peserta.

LTPMT sendiri mengungkap sebanyak 23,87 persen peserta berhasil lolos SBMPTN. Rinciannya sebanyak 22,53 persen merupakan peserta lolos SBMPTN dari seleksi reguler, sementara sebanyak 28,55 persen merupakan peserta KIP kuliah. Sehingga bila diambil nilai reratanya adalah 23,87 persen.

Lebih spesifik, total ada 661.180 dari 702.420 orang peserta SBMPTN yang hadir pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Juli 2020 kemarin. Sebanyak 123.099 dari 546.370 peserta seleksi reguler berhasil lolos, sedangkan 44.554 dari 156.050 peserta KIP kuliah dinyatakan lulus.

"Persentase kehadirannya ini sangat baik, karena hanya sedikit yang tidak bisa hadir dengan berbagai macam alasan," tutur Ketua LTMPT, Mohammad Nasih dalam konferensi persnya. "Tahun sebelumnya tingkat kehadiran hanya 80 sekian persen. Alhamdulillah cukup efektif dan cukup membahagiakan."


Terkait dengan peserta yang sudah lulus, Nasih mengingatkan bahwa mereka belum tentu bisa masuk ke PTN yang diinginkan. Sebab PTN memiliki standar penilaian sendiri di luar UTBK yang sudah dilaksanakan secara nasional.

"Mereka belum tentu masuk PTN pilihannya karena masih harus mengikuti beberapa tahapan sebelum diterima dan masuk ke PTN. Belum tentu akan masuk, misalnya tidak lulus buta warna dan lain-lain yang dibuat oleh PTN," jelas Nasih, dikutip dari Bisnis.

LTMPT juga menyediakan UTBK serentak untuk calon mahasiswa baru politeknik, pendaftar dari Paket C, dan disabilitas. Tingkat kelulusan seleksi politeknik sendiri mencapai 43,91 persen, sedangkan yang Paket C mencapai 15,83 persen. "Dari seluruh disabilitas 531 (peserta), diterima 83 atau 15,63 persen," tutur Nasih.

LTMPT juga sudah mendiskualifikasi sejumlah peserta yang ketahuan tak memenuhi persyaratan. Sedangkan nyaris dari setengah yang didiskualifikasi ini kedapatan melakukan pelanggaran seperti membawa ponsel, berbicara dengan orang lain, sampai berusaha memotret soal untuk disebarkan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts