RI Pecah Rekor Catat 4.465 Pasien Corona Dalam Sehari, Tak Ada Provinsi Nihil Kasus Baru
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 257.388 pasien. Satgas COVID-19 juga melaporkan adanya 109.541 suspek corona.

WowKeren - Indonesia lagi-lagi memecahkan rekor kasus positif virus corona (COVID-19) harian. Pada Rabu (23/9) hari ini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan 4.465 kasus positif baru dalam periode 24 jam terakhir.

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 257.388 pasien. Satgas COVID-19 juga melaporkan adanya 109.541 suspek corona.

Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 3.660 orang pada hari ini. Dengan demikian, angka kesembuhan COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 187.958.

Adapun kasus kematian akibat COVID-19 mengalami penambahan sebanyak 140 orang pada hari ini. Korban jiwa pandemi corona di Tanah Air pun telah mencapai angka 9.977.

Sebaran Corona

Twitter/BNPB Indonesia


Sebanyak 4.465 kasus COVID-19 baru yang dilaporkan pada hari ini tersebar merata di 34 provinsi. Tidak ada provinsi yang melaporkan nihil kasus baru.

Sebagai contoh, pada Selasa (23/9) kemarin provinsi Jambi dan Kalimantan Tengah masih melaporkan nol kasus COVID-19 baru. Namun pada hari ini tidak ada ke-34 provinsi di Indonesia melaporkan adanya kasus COVID-19 baru.

Melansir data Kementerian Kesehatan yang dibagikan oleh BNPB Indonesia, DKI Jakarta kembali menjadi provinsi dengan kasus COVID-19 harian tertinggi, yakni 1.133 kasus. Menyusul DKI, ada Jawa Barat yang melaporkan 516 kasus baru dan Jawa Timur dengan 338 kasus baru.

Kemudian ada Jawa Tengah yang melaporkan 257 kasus COVID-19 baru, dan Banten dengan 216 kasus baru. Lalu Sumatera Barat pada hari ini melaporkan 204 kasus COVID-19 baru.

Di sisi lain, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 telah mengungkapkan bahwa rumah sakit menjadi klaster penularan virus corona tertinggi di Tanah Air. Selanjutnya adalah klaster komunitas dan perkantoran yang menjadi tempat penularan virus corona terbesar lainnya.

Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh Satgas COVID-19, klaster rumah sakit telah membuat sebanyak 24.000 orang terinfeksi virus corona. Sedangkan klaster komunitas berjumlah 15.133 orang dan perkantoran sebanyak 3.194 karyawan hingga Selasa (22/9).

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts