Hasil Swab Positif-nya Baru Diumumkan Pasca Pencoblosan Pilkada, Ketua KPU Tangsel Meninggal Dunia
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Dwitoro telah dinyatakan positif terjangkit virus corona (COVID-19) sejak Sabtu (5/12) pekan lalu.

WowKeren - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan Bambang Dwitoro meninggal dunia pada Sabtu (12/12) hari ini. Sebelumnya, Bambang telah dinyatakan positif terjangkit virus corona (COVID-19) sejak Sabtu (5/12) pekan lalu.

"Innalillaahi wa inna ilaihi raajiun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Bambang Dwitoro pada pukul 03.40 di RS Sari Asih Ciputat," tutur Sekretaris KPU Kota Tangsel Fajar Baskaradi. "Semoga husnul khatimah dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah."

Sebagai informasi, status Bambang sebagai pasien positif COVID-19 baru diumumkan KPU Tangsel pada Jumat (11/12) kemarin. "Ya kita secara terbuka menyampaikan Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro positif COVID-19," ungkap Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Tangerang Selatan M Taufik.

Meski telah dinyatakan positif sejak pekan lalu, status Bambang sebagai pasien COVID-19 baru diumumkan pasca pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 yang digelar pada Rabu (9/12). Menurut Taufik, langkah tersebut diambil karena khawatir partisipasi pemilih di Pilkada Tangsel 2020 akan menurun drastis.


"Kalau diumumkan sebelum atau menjelang pelaksanaan pemungutan suara, itu tingkat partisipasi maupun keterpanggilan masyarakat akan turun drastis dengan mendengar karena Ketua KPU-nya terkena COVID-19," ungkap Taufik dilansir Kompas.com.

Namun demikian, Taufik menyebut bahwa pihaknya tidak bermaksud menutup-nutupi adanya kasus positif COVID-19 di lingkungan KPU Tangsel. Ia juga mengaku telah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19 di lingkungan KPU Tangsel sebelum Bambang dinyatakan positif.

"Jadi mohon maklum. Tentu ini bicara masalah psikologi masyarakat, kira-kira gitu ya. Bukan berarti kita menutup-nutupi," jelas Taufik. "Tetapi yang terpenting preventif kita. Dari tanggal 3 Desember itu, ketua sudah kita isolasi supaya tidak berinteraksi dengan siapa pun."

Sementara itu, Komisioner KPU Tangsel Mudjahid Zein menjelaskan bahwa seluruh anggota lembaganya melakukan tes swab pada Minggu (29/11). Hasil swab yang keluar pada Rabu (2/12) menunjukkan seluruh anggota KPU Tangsel negatif COVID-19, termasuk Bambang. Namun sehari setelah hasil tes keluar, Bambang mengeluhkan sakit.

Kala dibawa ke rumah sakit, Bambang menjalani tes swab ulang. Hasilnya, Bambang dinyatakan positif COVID-19. "Seminggu sebelum pemilihan beliau sudah tidak masuk kantor, terakhir hari Kamis (3/12)," pungkas Mudjahid dilansir CNN Indonesia.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts