Indonesia secara mengejutkan konsisten melaporkan 8 ribuan kasus positif COVID-19 sejak Senin (8/2) kemarin, termasuk Kamis (11/2) hari ini dengan 8.435 pasien baru.
- Elvariza Opita
- Kamis, 11 Februari 2021 - 17:12 WIB
WowKeren - Selama 4 hari belakangan laju penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah selayaknya menjadi sorotan. Sebab sejak Senin (8/2) kemarin, Indonesia konsisten melaporkan 8 ribuan kasus positif COVID-19, termasuk Kamis (11/2) hari ini dengan 8.435 pasien baru.
Meski angkanya berkurang, tetap saja berarti ada tambahan kasus sehingga sampai hari ini total kumulatifnya mencapai 1.191.990 pasien terkonfirmasi COVID-19. Sebanyak 166.492 di antaranya, atau setara dengan 14 persen, merupakan kasus aktif yang masih memerlukan perawatan, baik di fasilitas kesehatan maupun menjalani isolasi mandiri.
Dengan angka kasus positif yang konsisten di level 8 ribuan, maka pekan ini jumlah kasus sembuh COVID-19 harian juga selalu melampaui pasien positif. Khusus untuk data hari ini, dilansir dari laman covid19.go.id, terjadi peningkatan jumlah kasus sembuh yakni 10.145 orang.
Angka ini praktis membuat grafik kesembuhan kembali bergerak naik dari 9.520 kasus yang dilaporkan kemarin, meski rekor tertinggi nasional tetap terjadi pada Senin (8/2) dengan 13.038 penyintas terkonfirmasi. Dengan demikian pula, sudah 993.117 pasien COVID-19 berhasil sembuh, atau setara 83,3 persen.
Sayangnya peningkatan juga terjadi dari aspek kasus meninggal, yakni 214 pasien per hari ini. Dengan demikian, sudah ada 32.381 korban jiwa yang ditimbulkan akibat pandemi COVID-19 di Indonesia, atau sekitar 2,7 persen kasus terkonfirmasi, sebuah angka yang menunjukkan seberapa kritisnya kondisi di Tanah Air.
Untuk informasi, angka kematian COVID-19 RI sejauh ini masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia, bahkan dunia. Karena itulah berbagai upaya dilakukan demi menekan angka kasus kematian COVID-19 ini.
Lantas dengan turunnya jumlah kasus positif harian yang dilaporkan, apakah berarti pandemi COVID-19 di Indonesia sudah mulai mereda? Terlalu dini untuk menyimpulkan hal tersebut mengingat mulai Jumat (12/1) besok saja kembali ada long weekend sebagai implikasi Hari Raya Imlek. Namun tentu saja pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan selama masa liburan tersebut.
Namun yang pasti Indonesia tak berhenti berupaya untuk mengendalikan wabah COVID-19 tersebut. Termasuk dengan cara yang sudah berkali-kali disampaikan Presiden Joko Widodo, yakni dengan lockdown skala mikro.
(wk/elva)