Namanya Disebut di Surat Wasiat Penyerang Mabes Polri, Ahok: Saya Juga Bingung Kenapa Dianggap Kafir
Instagram/basukibtp
Nasional
Serangan di Mabes Polri

Penyerang Mabes Polri, ZA, diketahui sempat menyinggung nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam surat wasiat yang ditinggalkannya.

WowKeren - Wanita berinisial ZA yang ditembak mati usai menyerang Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (31/3) sore kemarin diketahui sempat meninggalkan surat wasiat untuk keluarganya. Uniknya, ZA sempat menyinggung nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam surat wasiatnya.

"Pesan berikutnya untuk kakak agar rumah Cibubur jaga Dede dan Mama, ibadah kepada Allah, dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran Islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak. Allah yang akan menjamin rezeki kak," demikian kutipan surat wasiat ZA.

Menanggapi hal tersebut, Ahok pun buka suara. "Saya juga bingung kenapa dianggap kafir," tutur Ahok kepada detikcom, Kamis (1/4).

Ahok mengaku heran mengapa dirinya yang memiliki keyakinan sebagai umat Kristen dianggap sebagai kafir. Mengingat Kristen sendiri merupakan salah satu agama yang diakui secara resmi di Indonesia.


"Allah Tri Tunggal Yesus Kristus atau Isa Almasih adalah representatif Allah. Allah adalah roh dan tidak berwujud karena Yesus Kristus/Isa Almasih adalah firman Allah yang lahir karena embusan Roh Allah ke dalam rahim perawan Maria. Allah itu Esa dan Tunggal adanya. Kristen menyebutnya Allah Tri Tunggal. Allah trinitas dengan tiga pribadi, bukan ada tiga Tuhan," papar Ahok. "Saya tidak mengerti dengan keyakinan saya seperti di atas dianggap kafir."

Namun mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta agar hal ini tak dibesar-besarkan. Ahok mengaku memaafkan ZA yang membawa-bawa namanya di surat wasiat tersebut.

"Saya diajari untuk selalu memaafkan," pungkas Ahok. "Dan semoga keluarganya dikuatkan dan dihibur oleh Tuhan YME."

Di sisi lain, surat wasiat ZA ini memiliki sejumlah kesamaan dengan surat wasiat yang dibuat oleh L, pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Senada dengan L yang yakin akan mati syahid, ZA pun percaya sudah melakukan jihad dan bisa mempermudah perolehan syafaat di akhirat nanti.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts